Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kongres Nasional Alumni 212, Amien Rais dan Natalius Pigai Hadir

ali muhtadin/hidayatullah.com
Suasana Kongres Nasional Alumni 212 di Wisma Persaudaraan Haji Indonesia (PHI), Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017) malam.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Presidium Alumni 212 menggelar Kongres Nasional Alumni 212 di Wisma Persaudaraan Haji Indonesia (PHI), Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017) malam ini.

Ketua panitia kongres, Bernard Abdul Jabbar menyatakan, acara tersebut sebagai ajang silaturahim antar umat dan para tokoh yang tergabung dalam Alumni 212.

Meski mendapatkan halangan, katanya, kongres tersebut tetap bisa berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah dalam waktu 1 hari kami panitia akhirnya mengadakan rapat mendadak dan mencari solusi,” tuturnya saat sambutan.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya acara tersebut direncanakan akan digelar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. Namun, pihak Asrama Haji membatalkan dengan alasan terkait jaringan listrik.

Baca: Kongres Nasional Alumni 212, Menghimpun Kembali Kekuatan Umat

Bernard menyatakan, kongres tersebut tidak ada agenda yang akan merugikan negara. “Katanya ada yang membiayai kami, saya katakan tidak,” imbuhnya.

Tetap berjalannya acara tersebut, menurutnya, adalah bukti bahwa karunia Allah memang ada.

“Yang ikut hari ini menginap kurang lebih sebanyak 350 orang,” sebutnya.

Selain itu, sambungnya, kongres tersebut akan menghasilkan sesuatu yang akan menolong negeri ini dari kehancuran.

“Justru kita bantu pemerintah memberikan solusi dari kehancuran negeri ini,” pungkas Bernard.

Acara yang bertema ‘Mempererat Ukhuwah Menuju Kebangkitan Islam di Indonesia’ ini juga dihadiri oleh Amien Rais, KH Cholil Ridwan, Taufiq Ismail, Natalius Pigai (mantan Komisioner Komnas HAM), dan beberapa tokoh yang lain.* Ali Muhtadin

Baca: Setahun Aksi 212, Kongres Nasional Alumni 212 Digelar Kamis-Jumat

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pasangan Yusril-Sandiaga Direkomendasikan, Ini 5 Alasannya

Pasangan Yusril-Sandiaga Direkomendasikan, Ini 5 Alasannya

Aliansi Keluarga Kokoh Bermartabat Prihatin Usulan Kondomisasi

Aliansi Keluarga Kokoh Bermartabat Prihatin Usulan Kondomisasi

Komisoner Komnas HAM Minta KPK Tidak Dijadikan Alat Pukul Lawan Politik

Komisoner Komnas HAM Minta KPK Tidak Dijadikan Alat Pukul Lawan Politik

IMS Tur Hapus Tato Gratis di Nusakambangan, Cilacap, dan Jawa Timur

IMS Tur Hapus Tato Gratis di Nusakambangan, Cilacap, dan Jawa Timur

IDI Kerahkan 50 Dokter pada Aksi 212 karena Panggilan Iman

IDI Kerahkan 50 Dokter pada Aksi 212 karena Panggilan Iman

Baca Juga

Berita Lainnya