Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Usai Rakernas, MUI Optimistis Semakin Lebih Baik

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Peserta Rakernas III MUI 2017 di Bogor berfoto bareng, Rabu (29/11/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Koordinator Tim Monitoring dan Evaluasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan, mengaku optimistis lembaga perkumpulan ulama, zuama, dan cendekiawan tersebut semakin maju dan lebih baik.

“Insya Allah,” ujarnya kepada hidayatullah.com di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III MUI di Hotel Sahira, Bogor, Jawa Barat, semalam, Rabu (29/11/2017).

Amirsyah menyampaikan, melalui monitoring dan evaluasi MUI telah menginventarisasi kekuatan dan kendala lembaga itu di seluruh provinsi se-Indonesia.

“Ke depan kita akan memetakan bahkan sampai kecamatan seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Baca: MUI Berperan Penting Menjaga dan Memelihara Agama

Ia menerangkan, di antara kendala yang dihadapi oleh MUI adalah harus secara mandiri dalam mencari sumber pembiayaan kegiatan sekaligus sarana prasarana.

Amirsyah menyebut, temuan di lapangan banyak pemerintah daerah yang belum sepenuhnya memberikan perhatian dalam soal pembiayaan. Padahal, hal itu merupakan kewajiban berdasarkan amanat Perpres Nomor 151 Tahun 2014 tentang pembiayaan MUI.

Dari pemetaaan itu, sambungnya, MUI juga mengklasifikasikan penilaian kepengurusan di daerah.

“Paling tinggi kategori A. Karena memenuhi empat parameter. Yakni sumber daya manusia, sarana prasarana, program, dan keuangan,” paparnya.

Amirsyah berharap, pada 2018 nanti MUI semakin baik dalam rangka melindungi umat dan bangsa sebagai mitra strategis pemerintah.

MUI menggelar Rakernas III yang mengangkat tema “Meneguhkan Peran MUI dalam Menerapkan Islam Washatiyah dan Arus Baru Ekonomi Indonesia”, Selasa-Kamis (28-30/11/2017).*

Baca: Rekomendasi Rakernas III, MUI Sarankan Pemerintah Cetak KTP Khusus Aliran Kepercayaan

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Belum Ada Bank Syariah yang 100 Persen Bersyariah

Belum Ada Bank Syariah yang 100 Persen Bersyariah

PKS: RUU Ciptaker Korbankan Pekerja dan Memihak Pengusaha

PKS: RUU Ciptaker Korbankan Pekerja dan Memihak Pengusaha

FPI Siap Bekerja Sama dengan Kepala Daerah

FPI Siap Bekerja Sama dengan Kepala Daerah

Dianggap Terlarang, Ahmadiyah Kecewa SK Walikota

Dianggap Terlarang, Ahmadiyah Kecewa SK Walikota

Menkominfo: Broadband Economy TIK  Harus Indahkan Moral Bangsa

Menkominfo: Broadband Economy TIK Harus Indahkan Moral Bangsa

Baca Juga

Berita Lainnya