Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dinilai Harus Seimbang, Peran Perempuan bagi Publik dan Kewajiban di Rumah

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Ketua Umum Wanita Islam Marfuah Mustofa dalam TOT Wanita Islam di Jakarta, Jumat (24/11/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sejatinya perempuan memiliki tugas penting, yakni di sektor domestik (rumah) dan sektor publik. Keduanya tidak bisa ditinggalkan.

Apalagi di rumah, peran perempuan sebagai istri dan ibu tidak bisa digantikan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Wanita Islam, Marfuah Mustofa, di sela-sela pembukaan acara Training of Trainer (TOT) organisasinya bertempat di Wisma Wanita Islam, Klender, Jakarta Timur, Jumat (24/11/2017).

Baca: TOT Nasional Wanita Islam, Tingkatkan Peran Kader bagi Masyarakat

Menurut Marfuah, perempuan harus aktif membina masyarakat sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

“Jangan puas dengan kehidupan pribadi,” ujarnya ditemui hidayatullah.com.

Meskipun, ia menilai, kehidupan dewasa ini cenderung membuat seseorang bersifat individualis dan acuh terhadap lingkungan sekitar.

“Sudah punya suami mapan, anak sudah sukses, untuk apa pusing-pusing mengurusi masyarakat. (Pemikiran) ini adalah egois atau individualis,” ungkapnya.

Baca: 9 Tahun Berkarir, Kini Aku Bahagia jadi Ibu Rumah Tangga

Hanya saja, Marfuah mengingatkan, peran perempuan di sektor publik harus seimbang dengan kewajibannya di rumah.

“Jadi jangan keluar rumah sebelum rumahnya rapi,” cetusnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Akmal Sjafril Resmi Jadi Koordinator Pusat Indonesia Tanpa JIL

Akmal Sjafril Resmi Jadi Koordinator Pusat Indonesia Tanpa JIL

Aksesi FCTC Dapat Lindungi Anak dari Bahaya Rokok

Aksesi FCTC Dapat Lindungi Anak dari Bahaya Rokok

DPR Ingatkan Kerja Sama dengan Militer AS

DPR Ingatkan Kerja Sama dengan Militer AS

Perpres Penggunaan Tenaga Kerja Asing Disoroti, Menaker Bilang Begini

Perpres Penggunaan Tenaga Kerja Asing Disoroti, Menaker Bilang Begini

Gara-Gara Nama Batal ke Amerika, Padahal Robotnya Juara

Gara-Gara Nama Batal ke Amerika, Padahal Robotnya Juara

Baca Juga

Berita Lainnya