frontpage hit counter

Pelayanan kepada Warga Miskin Diharapkan Tidak Tumpang Tindih

Dalam MoU, BAZNAS-Kemensos sepakat mendayagunakan sumberdaya dan meningkatkan koordinasi dalam peningkatan kesejahteraan sosial fakir miskin dan mustahik.

Pelayanan kepada Warga Miskin Diharapkan Tidak Tumpang Tindih
muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Masyarakat membantu warga miskin di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Terkait

Hidayatullah.com– Deputi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Arifin Purwakananta, mengatakan, pelayanan kepada masyarakat miskin diharapkan tidak tumpang tindih, menyusul kerja sama BAZNAS dan Kementerian Sosial (Kemensos) baru-baru ini.

Kerja sama kedua lembaga itu di antaranya berupa program penyelarasan data kemiskinan di Indonesia. Penyelarasan data kemiskinan berupa data nama dan alamat masyarakat miskin ini akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan dan program pengentasan kemiskinan.

Penyelarasan data kemiskinan merupakan salah satu bagian dari nota kesepahaman (MoU) antara BAZNAS-Kemensos tentang Penanganan Fakir Miskin.

Mou ditandatangani Deputi BAZNAS Arifin dan Direktur Jendral Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Andi ZA Dulung, saat Rakornas Data Basis Penanganan Fakir Miskin dalam rangka Subsidi Elpiji Tepat Sasaran di Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Baca: Harga BBM Naik, Jumlah Warga Miskin Bertambah 6 Juta Jiwa

Dalam MoU, kedua lembaga sepakat mendayagunakan sumberdaya dan meningkatkan koordinasi dalam peningkatan kesejahteraan sosial fakir miskin dan mustahik.

Dengan kesepahaman ini, kedua pihak akan mengintegrasikan data terpadu kemiskinan dan data mustahik (golongan yang berhak menerima zakat), serta melakukan pemberdayaan pada mereka melalui program-program yang sudah berjalan.

Arifin mengatakan, dengan kerja sama ini, BAZNAS berharap data kemiskinan dapat diselaraskan agar pelayanan kedua lembaga kepada masyarakat miskin tidak tumpang tindih.

“Penyelarasan data kemiskinan ini juga akan membuat program-program penanganan kemiskinan di Indonesia dapat lebih terukur,” katanya dalam siaran pers diterima hidayatullah.com Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Dalam lima tahun terakhir, BAZNAS tengah mengembangkan sistem database kemiskinan berbasis Informasi Teknologi (IT).

Baca: 70% Warga Miskin Cimahi Alami Gangguan Jiwa

Melalui sistem ini, data yang dimiliki oleh BAZNAS disambungkan dengan data yang dimiliki oleh BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/ Kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Ketua Komisi VIII DPR M Ali Taher, dan Wakil Ketua BAZNAS Zainulbahar Noor.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !