Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Wantim MUI Sesalkan Putusan MK Soal Aliran Kepercayaan

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Ketua Wantim MUI Prof Din Syamsuddin di kantor MUI, Jakarta, Rabu (22/11/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) menyesalkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pencantuman aliran kepercayaan di kolom KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Ketua Wantim MUI Prof Din Syamsuddin menilai, putusan itu menimbulkan kontroversi karena mengganggu kesepakatan nasional dan juga bertentangan dengan konstitusi.

“Tafsir yang harus diberikan itu haruslah betul-betul historis konstitusional,” ujarnya di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Baca: Aliran Kepercayaan Masuk Kolom KTP Dinilai Rugikan Islam

Baca: MUI Minta MK Lebih Berhati-hati Membuat Putusan

Din menjelaskan, sudah ada konsensus nasional dalam Ketetapan MPR Nomor 4 Tahun 1978 bahwa aliran kepercayaan bukanlah agama dan tidak bisa disetarakan dengan agama.

“Jangan pula itu dilanggar gitu, jadi kita ingin bernegara taat kepada asas dan konstitusi,” ungkapnya.

Berbahaya jika lembaga negara seperti MK memberikan tafsirnya sendiri yang mengganggu kesepakatan nasional, tambah Din.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Musabaqah Akan Ditutup Menag di Istiqlal

Musabaqah Akan Ditutup Menag di Istiqlal

Ulama Bogor Dan Bekasi Kunjungi Az Zikra Minta Kawal Proses Hukum 34 Tersangka

Ulama Bogor Dan Bekasi Kunjungi Az Zikra Minta Kawal Proses Hukum 34 Tersangka

Cegah Covid-19, Pemerintah Tiadakan Mudik Gratis Idul Fitri

Cegah Covid-19, Pemerintah Tiadakan Mudik Gratis Idul Fitri

Tuntutan JPU Disebut Timbulkan Dugaan Intervensi Kekuasaan atas Pengadilan

Tuntutan JPU Disebut Timbulkan Dugaan Intervensi Kekuasaan atas Pengadilan

YLKI: Rokok Seharusnya Diperlakukan Seperti Narkoba

YLKI: Rokok Seharusnya Diperlakukan Seperti Narkoba

Baca Juga

Berita Lainnya