Senin, 6 Desember 2021 / 30 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Ini Yang Paling Ditekankan PPP dalam Revisi UU Ormas

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Arsul Sani, anggota DPR dari Fraksi PPP di Jakarta, Senin (20/11/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, masing-masing fraksi punya pandangan yang berbeda tentang apa yang harus direvisi dalam Undang-Undang tentang Organisasi Kemasyarakatan (ormas) yang sebelumnya berupa Perppu Ormas.

PPP, terangnya, menyoroti soal pasal pidana bagi pengikut organisasi yang dilarang yang dapat dikenakan penjara bahkan hukuman mati.

“Masa anggota yang hanya ikut dan tidak melanggar hukum, kena pasal juga. Rumusannya harus diubah,” ujar anggota Komisi III DPR ini dalam diskusi bertema ‘Urgensi Revisi UU Ormas’ di Kantor Imparsial, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Baca: Revisi UU Ormas akan Masuk Prolegnas Prioritas 2018

Kemudian, sambung Arsul, terkait tidak adanya pelibatan pengadilan dalam pembubaran ormas. Padahal, kata dia, untuk badan usaha saja tidak bisa langsung dibubarkan.

Ia menilai, di luar ranah pengadilan, penghukuman suatu organisasi disebut anti Pancasila juga tidak boleh hanya oleh pemerintah saja. Melainkan harus ada penilaian lain, terutama dari masyarakat sipil.

“Poin pelibatan pengadilan telah kita sampaikan ke pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Arsul, pembinaan ormas harus nyata, jangan represif tiba-tiba membubarkan. Sementara tahapan proses pembinaan yang kongkret tidak ada.

“Ini juga harus diatur sebagai materi revisi,” pungkasnya.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pemilu 2019, Bawaslu Temukan Ribuan Pelanggaran Netralitas ASN, TNI, Polri

Pemilu 2019, Bawaslu Temukan Ribuan Pelanggaran Netralitas ASN, TNI, Polri

Maimon Akui Diteror Pasca Buat Petisi Hentikan Iklan Shopee Blackpink

Maimon Akui Diteror Pasca Buat Petisi Hentikan Iklan Shopee Blackpink

Korban Tsunami Jadi 373 Meninggal, 1.459 Luka-Luka, 128 Hilang

Korban Tsunami Jadi 373 Meninggal, 1.459 Luka-Luka, 128 Hilang

BNI Syariah Jajaki Pembiayaan di Bidang Industri Kreatif

BNI Syariah Jajaki Pembiayaan di Bidang Industri Kreatif

Berlanjut Pembongkaran Gereja Tak Berizin di Aceh Singkil

Berlanjut Pembongkaran Gereja Tak Berizin di Aceh Singkil

Baca Juga

Berita Lainnya