Senin, 6 Desember 2021 / 2 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Kopassus Bebaskan Sandera dari TPN-OPM, Ketua Komisi I: Alhamdulillah

rri
Pasukan TNI bebaskan sandera di Papua.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Jumat (17/11/2017) lalu, sebanyak 13 orang dari Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat (Kopassus) dibantu pasukan Raider 751/30 bergerak cepat menguasai Kimberley. Kemudian berhasil membebaskan warga yang disandera oleh separatis Tentara Pembebasan Nasional – Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM).

Langkah cepat aparat keamanan itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak termasuk DPR RI.

“Alhamdulillah, dan terima kasih kepada semua aparat yang bekerja siang-malam dalam operasi TNI-Polri yang  sudah berhasil selamatkan sandera sebanyak 344 orang dimana 23 di antaranya anak-anak,” ujar Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, kepada hidayatullah.com dalam siaran persnya kemarin.

Kharis menilai, penyanderaan 1.300 orang warga yang dilakukan oleh OPM di Kampung Kimbely dan Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, sudah mencederai kedaulatan NKRI.

Baca juga: 78 Menit Kopassus Berhasil Bebaskan Sandera dari TPN-OPM, TNI Diapresiasi

Ia menegaskan, meskipun sandera sudah dibebaskan, Tim Gabungan harus menangkap dan menyeret semua pelaku ke depan hukum.

Sebab, tegasnya, setiap jengkal tanah NKRI ini harus aman dari setiap rongrongan kelompok macam separatis OPM itu.

“Jangan biarkan mereka kabur dan membuat kejahatan kembali di kemudian hari mencederai kedaulatan NKRI,” tegas Kharis.

 

Menurut anggota DPR dari Fraksi PKS ini, keberhasilan membebaskan sandera dengan tetap mengedepankan dialog dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia oleh satuan gabungan TNI-Polri ini, menjadi langkah besar komitmen Indonesia di mata dunia internasional, bahwa bangsa ini bisa melakukannya.

“Dunia internasional juga harus membuka mata dan melihat persoalan di Papua ini dengan lebih obyektif. Indonesia wabil khusus TNI dari  kejadian ini kita bisa buktikan pada dunia, kita jaga HAM, dan tetap menjaga keutuhan NKRI bersama,” tandas Kharis.

Di sisi lain, ia berharap semoga trauma yang dialami warga yang disandera bisa segera dipulihkan.

Ia mengatakan, setiap warga Indonesia dimanapun, termasuk di bumi tercinta Papua, punya hak yang sama, hak aman, dan kedamaian, terbebas dari rongrongan kejahatan yang dilakukan separatis OPM.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Indonesia Tanpa JIL Gelar Silatnas 2017 di Bogor

Indonesia Tanpa JIL Gelar Silatnas 2017 di Bogor

Muswil Muhammadiyah Jawa Barat Pilih 13 Anggota Pimpinan

Muswil Muhammadiyah Jawa Barat Pilih 13 Anggota Pimpinan

KH. Ma’ruf Amin: MUI Akan Bahas Soal Idul Ghadir

KH. Ma’ruf Amin: MUI Akan Bahas Soal Idul Ghadir

Yusril Ihza Mahendra: Kebijakan Kartu “Sakti” Jokowi Tak Berlandaskan Hukum

Yusril Ihza Mahendra: Kebijakan Kartu “Sakti” Jokowi Tak Berlandaskan Hukum

Senator: Betulkah Kita Tak Ada Stok Beras?

Senator: Betulkah Kita Tak Ada Stok Beras?

Baca Juga

Berita Lainnya