Salimah Memandang Penting Fungsi Media dalam Dakwah

Sebab, dengan memanfaatkan media massa, umat mampu memainkan peranan dalam perang opini atau perang pemikiran saat ini. Bukan umat malah dipermainkan oleh opini lain yang tidak sejalan dengan Islam.

Salimah Memandang Penting Fungsi Media dalam Dakwah
zulkarnain/hidayatullah.com
Silaturahim PP Salimah ke kantor redaksi Kelompok Media Hidayatullah di Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Pimpinan Pusat Persaudaraan Muslimah (PP Salimah) memandang penting keberadaan media massa dalam penyebaran dakwah Islam, khususnya terkait dunia kemuslimahan.

Dalam rangka itu, PP Salimah menjalin silaturahim dan upaya untuk bekerja sama dengan media massa.

Kamis (16/11/2017) pagi-siang, sejumlah jajaran pengurus Muslimah menyambangi kantor redaksi Kelompok Media Hidayatullah (KMH) di Polonia, Jakarta Timur.

Di internal Salimah diakui sudah ada platform media, baik yang berbasis cetak dalam bentuk buletin maupun dalam jaringan (daring/online).

Kehadiran pengurus Salimah dipimpin oleh Iin Indarwati sebagai Ketua Departemen Humas dan Media PP Muslimah bersama jajarannya; Diana, Lufida, dan Rahmah.

Salimah bermaksud agar kehadiran lembaga mereka sebagai organisasi yang ber-tagline “Peduli Perempuan, Anak dan Keluarga Indonesia” bisa semakin dikenal di tengah masyarakat.

Selain itu, dengan menyadari peran penting media massa dalam penyebaran dakwah dan syiar keislaman, diharapkan organisasi akan semakin melek terhadap perkembangan media saat ini.

Dalam silaturahim yang berlangsung hangat itu, mereka diterima Pemimpin Redaksi Majalah Suara Hidayatullah Dadang Kusmayadi dan Redaktur hidayatullah.com, Abdus Syakur.

Dadang menyampaikan antara lain resep agar sebuah media, khususnya yang berbasis cetak, agar mampu bertahan di tengah dahsyatnya persaingan antar media massa saat ini.

Mengutip pesan dari Pendiri Hidayatullah dan Suara Hidayatullah, (alm) Ustadz Abdullah Said, Dadang mengatakan bahwa jangan sampai majalah tidak terbit hatta satu kalipun. Kalau perlu sampai berdarah-darah demi memperjuangkan dakwah media ini.

Sebab, dengan memanfaatkan media massa, umat mampu memainkan peranan dalam perang opini atau perang pemikiran saat ini. Bukan umat malah dipermainkan oleh opini lain yang tidak sejalan dengan Islam.

“Dengan majalah (media massa, Red), kita yang membuat opini,” tegasnya.

Iin menyampaikan perasaan senang pihaknya yang bisa menjalin silaturahim dengan KMH. Salimah berharap agar ke depan terjalin kerja sama khususnya dalam bidang media massa atau kejurnalistikan.

“Senang banget bisa silaturahim ke Hidayatullah. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk sinergi dakwah,” pesannya.

Di ujung acara, Salimah menghadiahkan kenang-kenangan berupa produk makanan hasil olahan rumah tangga Salimah yang diproduksi di Ciputat.

Diketahui, sejak dideklarasikan pada tanggal 8 Maret 2000, Salimah di Indonesia hingga kini berada di 34 provinsi, 389 kota/kabupaten, 1.450 kecamatan, dan 265 keluarahan/desa. Serta perwakilan Salimah di Hongkong dan Taiwan. Salimah saat ini dipimpin oleh Ketua Umum Dra Siti Faizah untuk periode 2015-2020.*

Rep: SKR

Editor:

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !