Jum'at, 22 Januari 2021 / 8 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Legislator Tolak Keras Rencana Penjualan Bandara dan Pelabuhan

tempo
Bandara Internasional Lombok di NTB.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Anggota Komisi IV DPR RI, Hermanto, menolak keras rencana pemerintah yang akan menawarkan pengoperasian sejumlah bandara dan pelabuhan kepada asing.

Keterlibatan asing dalam pengoperasian bandara dan pelabuhan dinilai berpotensi melemahkan bahkan menghilangkan kontrol karantina.

“Kontrol karantina yang lemah akan menimbulkan kerawanan. Produk-produk pertanian ilegal dari luar yang membawa organisme hama/penyakit akan lebih mudah masuk ke Indonesia,” paparnya dalam keterangan tertulis kepada hidayatullah.com di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Baca: DPR: Pengelolaan Bandara oleh Asing Berpotensi Langgar UU

Organisme hama/penyakit yang terbawa produk-produk pertanian ilegal dari luar itu, lanjutnya, jika lolos masuk ke Indonesia selanjutnya akan masuk ke sistem tanah dan tumbuhan/hewan.

“Lalu organisme tersebut menginfeksi  tumbuhan/hewan ternak kita. Akibat infeksi tersebut, produktivitas pertanian kita akan rendah,” tuturnya.

“Produktivitas pertanian yang rendah tentu sangat mengganggu kedaulatan pangan kita,” tandasnya.

Karantina, katanya, merupakan benteng pertahanan negara yang berperan sangat penting dalam mencegah masuknya produk-produk pertanian ilegal pembawa hama dan penyakit.

“Karena itu jangan serahkan pengelolaan benteng pertahanan negara kepada asing,” pungkas legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) dari dapil Sumatera Barat ini.

Sebelumnya diketahui, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menawarkan pengoperasian Bandara Internasional Lombok di Nusa Tenggara Barat dan Bandara Internasional Kualanamu di Sumatera Utara, ke pemerintah Selandia Baru.

Pemerintah beralasan Bandara Lombok ditawarkan karena lokasi cukup dekat dengan Selandia Baru yang dinilai potensial karena didukung dengan sektor pariwisata dimana banyak dilalui wisatawan. Sementara Bandara Kualanamu dinilai karena merupakan bandara komersial yang sudah membukukan keuntungan.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menag: Calhaj Lansia Bisa Berangkat Tahun Ini

Menag: Calhaj Lansia Bisa Berangkat Tahun Ini

Mendagri: Pangkat dan Jabatan Tak Ada Artinya Saat Kita Meninggal

Mendagri: Pangkat dan Jabatan Tak Ada Artinya Saat Kita Meninggal

Aksi Bela Palestina, MUI Undang Seluruh Elemen Bangsa Berpartisipasi

Aksi Bela Palestina, MUI Undang Seluruh Elemen Bangsa Berpartisipasi

CIDES: Film Innocence of Muslims Berhak Dibawa ke Ranah Hukum

CIDES: Film Innocence of Muslims Berhak Dibawa ke Ranah Hukum

Larang Siswa Berjilbab, Kepsek Dipecat

Larang Siswa Berjilbab, Kepsek Dipecat

Baca Juga

Berita Lainnya