Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dinilai Efek Penolakan, Massa Berduyun-duyun ke Tabligh Akbar

ist.
Gambar dari udara puluhan ribu massa menghadiri Tabligh Akbar Garut di lapangan Kerkof Garut, Sabtu (11/11/2017) menyebar di media sosial.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda, Ciamis, KH Nonop Hanafi, menyatakan terima kasihnya terhadap Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/11/2017).

“Karena engkau (Banser) acara ini menjadi hebat,” tuturnya saat menyampaikan sambutan Tabligh Akbar di Lapangan Kerkof, Tarogong Kidul.

Penggagas long march Ciamis-Jakarta pada saat Aksi Bela Islam 212 ini menyebutkan bahwa ruh umat untuk bersatu tidak bisa dihalangi dengan kekuatan apapun.

Baca: Orasi di Garut, UBN Tekankan Pentingnya Persatuan Umat

“Ketika ruh iman itu sudah muncul dalam jiwa-jiwa kaum Muslimin, maka otomatis akan memunculkan kerinduan untuk ketemu sesama kaum Muslimin,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Tabligh Akbar gelaran Aliansi Umat Islam Garut itu sempat mendapatkan penolakan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut.

Sementara itu, ulama Garut, KH Cecep Abdul Halim juga menilai, penolakan tersebut menimbulkan reaksi yang begitu luas dari kalangan umat Islam.

“Dan mereka melihat ini adalah perbuatan kesewenang-wenangan yang tidak diperbolehkan,” ungkapnya kepada hidayatullah.com ditemui di Garut.

Baca: KH Nonop: Jalan Berliku Tabligh Akbar Berbuah Manisnya Ukhuwah

Anak Rektor Pertama Universitas Islam Negeri Sunan Gunun Jati, KH Anwar Musaddad ini menyatakan, banyaknya peserta yang datang karena efek psikologis dari penolakan yang terjadi.

“Sehingga mereka berbondong-bondong sengaja datang ke Garut untuk ikut mensukseskan Tabligh Akbar,” pungkasnya.

Tabligh Akbar yang dihadiri Ketua GNPF Ulama KH Bachtiar Nasir dan Ketua Umum DPP FPI Ustadz Shabri Lubis itu dihadiri ribuan bahkan disebut mencapai puluhan ribu massa umat Islam dari berbagai daerah, termasuk dari luar Pulau Jawa.

Sebelumnya diketahui pihak penolak tersebut membantah telah melakukan penolakan Tabligh Akbar, dengan alasan yang ditolak adalah kedua pembicara itu.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Masjid Ambruk Kena Gempa Belum Dapat Kejelasan Pembangunan Ulang

Masjid Ambruk Kena Gempa Belum Dapat Kejelasan Pembangunan Ulang

Pengamat: Hakikat Politik Saat Ini Sudah Bergeser

Pengamat: Hakikat Politik Saat Ini Sudah Bergeser

2.748 Botol Miras Ilegal Disita Bea Cukai dan Polda Jambi

2.748 Botol Miras Ilegal Disita Bea Cukai dan Polda Jambi

Ketua PB NU: Kalau al-Qur’an yang Dibakar Baru Kita Ngamuk!

Ketua PB NU: Kalau al-Qur’an yang Dibakar Baru Kita Ngamuk!

Perang Melawan Kemaksiatan

Perang Melawan Kemaksiatan

Baca Juga

Berita Lainnya