Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tabligh Digelar di Tempat Lebih Luas, UBN Mantap Hadir

ig
Ajakan oleh Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) untuk umat agar menghadiri tabligh akbar di Garut, Jawa Barat, besok, Sabtu (11/11/2017) yang diunggah di media sosial Instagramnya.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Tabligh Akbar Garut yang rencananya akan digelar di tempat lebih luas, besok, Sabtu (11/11/2017) insya Allah akan dihadiri oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI KH Bachtiar Nasir.

UBN, sapaan Ustadz Bachtiar Nasir pun memantapkan dirinya akan menghadiri Tabligh Akbar tersebut.

“Mantap berangkat!” ujar UBN singkat saat dikonfirmasi hidayatullah.com, Jumat (10/11/2017).

Ditanya terkait berita media yang mengatakan dirinya berhalangan dan akan diganti Ustadz Ahmad Shabri Lubis, Ketua Umum DPP FPI, UBN hanya menjawab pendek. “Hoax“, tambahnya.

Baca: Panitia Tabligh Akbar Garut: Kami Sudah 2 Kali Undang Ustadz Bachtiar Nasir

Baca: Panitia: Acara UBN Sebelum Ini Disambut Antusias

Sementara itu, Sekretaris Panitia Tabligh Akbar Garut, Ivan Rivanora menyatakan, pihak Dewan Kemakmuran Masjid Agung Garut, Jawa Barat, telah mengeluarkan Surat Rekomendasi Tidak Keberatan untuk Melaksanakan Tabligh Akbar di Alun-alun Garut.

“Bahwa menyatakan pihak dari DKM Masjid Agung Garut tidak keberatan sebagaimana disampaikan dalam serah terima pada tanggal 10 November 2017,” jelas Ivan kepada hidayatullah.com ditemui di Masjid Darul Muttaqien, Garut, Jumat (10/11/2017) pagi ini.* Ali Muhtadin, Ahmad

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Deddy Mizwar Serukan Tragedi Muslim Rohingya Harus Dihentikan

Deddy Mizwar Serukan Tragedi Muslim Rohingya Harus Dihentikan

Grab Indonesia Dikecam Netizen setelah Kicauan Dukungan terhadap Ahok

Grab Indonesia Dikecam Netizen setelah Kicauan Dukungan terhadap Ahok

KH Luthfi Bashori: Liberalisme Bukan Ajaran Aswaja

KH Luthfi Bashori: Liberalisme Bukan Ajaran Aswaja

UAS ‘Dipersekusi’, Pemerintah-Kepolisian Diminta Terapkan UU Ormas

UAS ‘Dipersekusi’, Pemerintah-Kepolisian Diminta Terapkan UU Ormas

“Tak Ada Pasar Beras Sentral setiap Wilayah, Biaya Logistik jadi Mahal”

“Tak Ada Pasar Beras Sentral setiap Wilayah, Biaya Logistik jadi Mahal”

Baca Juga

Berita Lainnya