Dompet Dakwah Media

Sidang ke-5 Alfian, Keterangan Saksi Diungkap Banyak Tak Sesuai BAP

Hal itu kata Al Katiri tidak dapat dibenarkan dalam hukum, karena keterangan-keterangan yang disampaikan di persidangan dengan di BAP harus sesuai.

Sidang ke-5 Alfian, Keterangan Saksi Diungkap Banyak Tak Sesuai BAP
Sirajuddin/hidayatullah.com
Alfian Tanjung didampingi para penasihat hukumnya di Pengadilan Negeri Surabaya, Jatim, pada hari sidang perdananya, Rabu (16/08/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Persidangan Alfian Tanjung kelima di PN Surabaya, Senin (23/10/2017), dengan agenda pemeriksaan saksi, diungkap menuai banyak keganjilan dalam fakta persidangan.

JPU menghadirkan 4 orang saksi dari polisi yang menjadi saksi fakta ketika ceramah Alfian di Masjid Mujahidin, Surabaya, Jawa Timur (26/02/2017).

“Dalam pemeriksaan para saksi, banyak keterangan yang tidak sesuai dengan keterangan yang pernah mereka berikan di BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” ujar Koordinator Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT) Abdullah Al Katiri di Surabaya, Selasa (24/07/3017) dalam rilisnya diterima hidayatullah.com.

Baca: PH: Aneh, Video Barang Bukti Dakwaan ke Alfian Tanjung Rusak

Contohnya, ungkap dia, ketika saksi ditanya tentang posisi Hasyim Yahya dalam kepengurusan Yayasan Masjid Mujahidin sebagai apa, saksi dengan tegas menyatakan “saya yakin beliau sebagai Pengawas”.

Padahal ketika dikroscek di BAP ia menyebut  Hasyim Yahya sebagai Penasihat.

Kemudian, lanjutnya, ketika ditanya soal ceramah Alfian yang disebut mengandung kalimat provokasi, semua saksi tidak ada yang mengingat kalimat utuhnya, hanya menjawab intinya saja. “Bahkan tidak sama persis dengan keterangan di BAP,” imbuh Al Katiri.

“Mereka hanya menjawab intinya saja, kesimpulan semata,” tambahnya.

Baca: Pengacara: Alfian Tanjung Didakwa Ulang, Jelas-jelas Tak Ada Dasar Hukumnya

Hal itu terang dia tidak dapat dibenarkan dalam hukum, karena keterangan-keterangan yang disampaikan di persidangan dengan di BAP harus sesuai.

“Karena akibat dari keterangan yang tidak benar itulah yang mengakibatkan Ustadz Alfian dipenjara beberapa bulan lalu,” ungkapnya.

“Semua saksi tidak mampu mempertanggungjawabkannya dengan baik di dalam persidangan,” pungkas Al Katiri.

Alfian, pengamat PKI dan komunisme, didakwa ulang dengan UU Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, karena isi ceramahnya dituding memuat kalimat provokatif.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !