Selasa, 26 Januari 2021 / 12 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Pidato “Pribumi” Anies, ACTA: Tak Ada yang Salah

Yohanes Paskalis/TEMPO
Konferensi pers Anggota Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Krist Ibnu T Wahyudi, mengatakan, pihaknya yang terdiri dari ratusan pengacara akan pasang badan membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dilaporkan ke kepolisian terkait istilah “pribumi” dalam pidatonya di Balaikota DKI Jakarta, Senin pekan ini.

Krist mengungkapkan, ACTA telah membaca dan mencermati isi pidato tersebut secara seksama. Menurutnya, tidak ada yang salah dengan yang disampaikan Anies.

Baca: Dengan “Pribumi”, Anies Memancing Keluar Mereka yang Mencederai Demokrasi

“Secara kontekstual Anies menyampaikan istilah ‘pribumi’ secara sangat tepat yaitu saat berbicara soal perjuangan pribumi melawan kolonialisme di masa sebelum kemerdekaan. Saat itu topiknya mengenai bagaimana pribumi dulu ditindas oleh penjajah,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada hidayatullah.com, Rabu (18/10/2017).

Menurut Krist, tuduhan rasis yang dialamatkan kepada Anies tidak tepat dan cenderung tidak paham sejarah.

“Dari kecil kita semua tahu memang benar dahulu pribumi pernah dijajah oleh kolonialis,” ungkapnya.

Baca: Pidato Gubernur Anies: Pribumi Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Karenanya, sambung Krist, pihaknya meminta agar Anies tidak perlu risau dengan laporaan ke polisi terkait pidatonya tersebut.

“Mas Anies konsentrasi saja kerja melayani rakyat Jakarta. Kami yakin urusan ini tidak akan kemana-mana dan tidak ada celah untuk menjerat Mas Anies secara hukum,” pungkasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Tak Perlu Panik dan Hindari Pernyataan Mengancam Masyarakat Soal Aksi Bela Islam III

Pemerintah Tak Perlu Panik dan Hindari Pernyataan Mengancam Masyarakat Soal Aksi Bela Islam III

IKAMI: PSI Berpotensi jadi Partai Anti Agama

IKAMI: PSI Berpotensi jadi Partai Anti Agama

Ulama Usulkan Bahaya Aliran Syiah Masukan Kurikulum Pendidikan

Ulama Usulkan Bahaya Aliran Syiah Masukan Kurikulum Pendidikan

Mahasiswa STAIL Surabaya Gelar Safari Dakwah Pelosok Sulit

Mahasiswa STAIL Surabaya Gelar Safari Dakwah Pelosok Sulit

Menag: Indonesia dikenal Bangsa yang Agamis, Rukun, Damai

Menag: Indonesia dikenal Bangsa yang Agamis, Rukun, Damai

Baca Juga

Berita Lainnya