AQL: Sambut Keberkahan, Umat Harus Bangun di Waktu Fajar

Fajar Islam adalah fajar kedamaian yang telah muncul sebagai titah ilahiyah. Oleh karena itu, kata UBN, umat harus bangun di waktu fajar untuk menyambut keberkahan.

AQL: Sambut Keberkahan, Umat Harus Bangun di Waktu Fajar
Ali Muhtadin/hidayatullah.com
Ustadz Bachtiar Nasir (dua dari kanan) dalam konferensi pers Milad AQL ke-9 bertema "Fajar di Ufuk Indonesia" di Balai Sarbini, Kamis (12/10/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Usia 9 tahun adalah perjalanan panjang bagi Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center untuk mengokohkan diri sebagai salah satu pilar dakwah di Indonesia.

Dimulai dari gerakan Tadabbur al-Qur’an secara nasional, kini AQL sudah merambah berbagai lini dakwah strategis keummatan seperti bidang pendidikan, pemersatu umat dan ormas, kaderisasi, serta dakwah ekonomi, sosial dan politik.

Semuanya menurut AQL bermuara dari gerakan peradaban al-Qur’an menuju kebangkitan Islam dari bumi Indonesia untuk dunia. Karenanya, tema milad ke-9 AQL yang digelar pekan kemarin adalah “Fajar di Ufuk Indonesia”.

“Mari menyambut fajar di ufuk Indonesia. Semburat cahayanya merobek kegelapan. Cahayanya menyiratkan harapan dalam menyongsong masa depan,” demikian pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir, pada malam acara itu, Sabtu (14/10/2017) di Balai Sarbini, Jakarta.

Baca: 9 Tahun AQL, Terus Kembangkan Dakwah Tadabur Qur’an

Ia juga menambahkan, fajar Islam adalah fajar kedamaian yang telah muncul sebagai titah ilahiyah. Oleh karena itu kata dia, umat harus bangun di waktu fajar untuk menyambut keberkahan.

“Dari fajar kita melangkah menuju cahaya, yaitu cahaya kebahagiaan. Inilah momentum meninggalkan kegelisahan dan ketakutan. Mari rebut segala kebaikan. Dari ufuk Indonesia, fajar itu menyingsing untuk dunia yang membawa kesejahteraan, rasa aman, dan perdamaian,” sambungnya.

Dari tema itu, fajar adalah kebangkitan semangat untuk berislam di tengah kondisi bangsa yang berada di persimpangan pertarungan ideologi Barat berbasis kapitalisme dan sosialisme-komunisme di Timur.

AQL mengajak umat Islam Indonesia untuk menjadi problem solver atas pertarungan tersebut sebagai ummatan wasathan. yaitu umat yang membawa pesan kedamaian, keamanan, persatuan, dan kesatuan, tanpa perang.

Tadabbur spesial yang dibawakan oleh Ustadz Bachtiar Nasir atau UBN, sapaannya, disertai penampilan parade tilawah, teaterikal, serta pembacaan puisi oleh Taufik Ismail, Helvy Tiana Rosa, dan Andi Arsyil. Sehingga menjadikan acara ini, pantauan hidayatullah.com, terasa lebih istimewa.

Baca: Milad ke-9 AQL, UBN Berharap Kebangkitan Semangat Islam

Acara ini turut diramaikan oleh artis-artis tersohor lainnya seperti Arie Untung, Fenita Jayanti, dan Dwiki Darmawan.

Pada milad kali ini, AQL juga meluncurkan 9 program dan produk. Momentum ini disaksikan majelis ulama dan tokoh untuk menapaktilasi perjalanan dakwah AQL IC.

Bobot dan tujuan Milad AQL ini katanya sangat kuat membawa nuansa perjuangan kebenaran dan keadilan, dan juga perlawanan terhadap ketidakadilan. Meski begitu, kemasannya berbeda dari aksi-aksi umat Islam belakangan ini, khususnya terkait Aksi Bela Islam 212. Kali ini, AQL tampil dengan wajah Islam yang modern.

Acara ini didukung beberapa komunitas di antaranya Apwa, Qgen, Yilead, Ashabul Kahfi, UMMI, Maidaturrahman, Sekolah Hafidz Quran, Tabung Infaq, Safariqu, Kokoh Keluarga Indonesia, AQL Islamic School, Sekolah Tinggi Ilmu Qur’an, Arrahman Quranic College, Spirit Of Aqsa, AQL Waris, Jakarta Sinergi, Tanggerang Sinergi, dan Aku Cinta Islam.* M Zainal

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !