Dompet Dakwah Media

Berharap Buni Yani Bebas, Umat Islam Minta Kejati Jabar Profesional

"Kami (juga) menuntut agar Majelis Hakim di PN Bandung, baik Majelis Hakim kasus Buni Yani maupun kasus yang lain dapat memutuskan perkara bukan berdasarkan pendekatan kekuasaan, melainkan melihat fakta-fakta dipersidangan serta dapat memberikan rasa keadilan di masyarakat."

Berharap Buni Yani Bebas, Umat Islam Minta Kejati Jabar Profesional
ist.
Massa API Jabar dan elemen lain mendatangi Kejati Jabar di Bandung, Jawa Barat, terkait kasus yang menjerat Buni Yani, Selasa (10/10/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Sejumlah pimpinan ormas atau pergerakan Islam, ulama, dan tokoh serta elemen mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait profesionalisme Jaksa di Gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Bandung,  Jabar, Selasa (10/10/2017).

Dalam rilis yang disampaikan oleh Aliansi Pergerakan Islam (API) Media Center kepada hidayatullah.com, disebutkan, hadir dalam aksi tersebut beberapa tokoh publik, seperti, Abdul Qohar Al-Qudsi (Ketua DPD FPI Jabar), Chep Hernawan (Ketua Umum GARIS), Asep Syaripudin (Ketua API Jabar), M Abdul Hadi (Ketua Majlis Al Ghuroba Indonesia), Irwan Saifulloh (Sekjen Aliansi Ulama dan Ormas se-Jabodetabek), Wawan Irawan (Perwakilan Presdium Alumni 212), dan Ricky Fattamazaya (mahasiswa/Ketua PP Gema Pembebasan).

Sebanyak empat orang ditemui oleh pihak Kejati yang diwakili oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Reymond Ali.

Baca: Penasihat Hukum Buni Yani: Saksi Ahli yang Dihadirkan JPU Tak Kompeten

Usai penyampaian aspirasi, masukan dan nasihat, Ketua API Jabar, Asep Syaripudin, membacakan Pernyataan Sikap API Jabar dan masyarakat Jabar. Mereka menilai, tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Buni Yani tidak profesional dan mengoyak rasa keadilan.

Naskah Pernyataan Sikap diterima oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar.

Selepas penyampaian aspirasi di Kejati Jabar, massa bergerak menuju Pengadilan Negeri Bandung.

“Kami (juga) menuntut agar Majelis Hakim di PN Bandung, baik Majelis Hakim kasus Buni Yani maupun kasus yang lain dapat memutuskan perkara bukan berdasarkan pendekatan kekuasaan, melainkan melihat fakta-fakta dipersidangan serta dapat memberikan rasa keadilan di masyarakat,” terang Asep.

“Kita juga berharap, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat bersih dari jaksa-jaksa yang tidak kompeten,” tegasnya.

Baca: Sidang Buni Yani, Prof Yusril Ihza: Tidak Ada Unsur Pidana

Asep pun menegaskan bahwa publik berharap Majlis Hakim memutus perkara Buni Yani berdasarkan fakta-fakta di persidangan serta memberikan rasa keadilan di masyarakat.

“Pada intinya, kami berharap agar Buni Yani Bebas dari segala tuntutan, aamiin,” pungkas Asep.*

Rep: Imam Nawawi

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !