Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Nasional

Larang Siswa SD-SMP Menonton Film G30S/PKI, Mendikbud Dinilai Berlebihan

skr/hidayatullah.com
Waketum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, yang melarang siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menonton film G30S/PKI dinilai berlebihan.

“Karena film tersebut menurut izin tayang dari LSF masuk dalam klasifikasi usia 13 tahun ke atas atau usia remaja. Kalau untuk anak siswa SD mungkin bisa masuk kategori yang dilarang,” ungkap Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi, dalam keterangan tertulis diterima hidayatullah.com di Jakarta, Kamis (28/09/2017).

Sebelumnya, larangan tersebut diungkapkan Muhajir usai menghadiri sebuah acara di Auditorium Universitas Negeri Padang, Rabu (27/09/2017).

Menurut Zainut, tidak masuk kategori film yang dilarang jika untuk siswa SMP.

“Karena rata-rata usia anak SMP itu sudah masuk usia 13 tahun ke atas. Jadi kalau dasar pertimbangan dari larangan tersebut karena batasan usia, maka larangan tersebut tidak tepat,” lanjutnya.

Zainut meyakini, Lembaga Sensor Film (LSF) memiliki argumentasi kuat terkait penayangan film Pengkhianatan dan Pemberontakan G30S/PKI itu bisa ditonton untuk anak usia 13 ke atas atau usia remaja.

“Karena film ini memang sangat penting ditonton oleh remaja untuk memberikan pemahaman sejarah perjalanan bangsa, sekaligus untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme kepada mereka,” ujar Zainut.

Zainut khawatir jika kebijakan tersebut menjadi kontraproduktif dan menambah kegaduhan baru.

“Dan saya yakin kebijakan tersebut tidak akan efektif, karena masyarakat sudah dewasa menentukan pilihannya sendiri secara cerdas dan bertanggung jawab,” pungkasnya.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

DDII Kirim 67 Peserta Kafilah Dakwah Ramadhan 1439 H

DDII Kirim 67 Peserta Kafilah Dakwah Ramadhan 1439 H

DPR: Proses Seleksi Anggota Komnas HAM Dinilai Tidak Transparan

DPR: Proses Seleksi Anggota Komnas HAM Dinilai Tidak Transparan

Aa Gym akan Ikut Jumatan Aksi 55 di Istiqlal, Umat Diajak

Aa Gym akan Ikut Jumatan Aksi 55 di Istiqlal, Umat Diajak

PBNU Dukung DPR Bahas RUU KUB

PBNU Dukung DPR Bahas RUU KUB

KPAI: 33 Anak Diperkosa Setelah Menonton Video Porno Mirip Ariel

KPAI: 33 Anak Diperkosa Setelah Menonton Video Porno Mirip Ariel

Baca Juga

Berita Lainnya