Kamis, 20 Januari 2022 / 16 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Pahami Sejarah, Santri di Samarinda Nobar Film G30S/PKI

usamah/hidayatullah.com
Bertempat di Masjid Al Iman kompleks pesantren, nobar ini dihadiri seluruh santri MTs dan SMK, serta guru dan pengasuh.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Santri MTS dan SMK Luqman Al-Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah Samarinda, Kalimantan Timur, menonton bareng (nobar) film G30S/PKI, Sabtu (23/09/2017).

Bertempat di Masjid Al Iman kompleks pesantren, acara ini dihadiri seluruh santri MTs dan SMK, serta guru dan pengasuh.

Baca: Santri Hidayatullah Gelar Nobar Film G30S/PKI

Film G30S/PKI dinilai oleh Malik, Kepala SMK Luqman Al-Hakim, sebagai sarana pendidikan sejarah.

Meski ia menilai bahwa film ini tidak memasukkan semua unsur kekejaman PKI.

“Agar para santri paham sejarah. Bahwa pernah ada pemberontakan yang dilakukan PKI,” ujar Malik.

“Kami jadi tahu kekejaman PKI. Ngeri” ujar Abdul, salah satu santri SMK.

“Jadi makin semangat menempa diri,” ujar Qodir, santri kelas 3 MTs ini.

Baca: Dukung Nobar Film G30S/PKI, Ketua MPR: Indonesia Menolak Paham Anti-Tuhan

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 1984 sampai Oktober 1998, film tersebut wajib tayang tiap pukul 10.00 pagi pada tanggal 30 September.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Din Syamsuddin: Harus Adil, Bubarkan Juga Penentang Pancasila seperti Pengamal Liberalisme

Din Syamsuddin: Harus Adil, Bubarkan Juga Penentang Pancasila seperti Pengamal Liberalisme

MUI: Kitab-Kitab Ahmadiyah Harusnya Ditarik

MUI: Kitab-Kitab Ahmadiyah Harusnya Ditarik

NU Minta Warga Non-Muslim Indonesia Tak Disebut Kafir

NU Minta Warga Non-Muslim Indonesia Tak Disebut Kafir

Ketika Zafa Memendam Rindu kepada Ranu

Ketika Zafa Memendam Rindu kepada Ranu

LPPOM MUI: BreadTalk Belum Bersertifikat Halal

LPPOM MUI: BreadTalk Belum Bersertifikat Halal

Baca Juga

Berita Lainnya