Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Imparsial Nilai, Pelibatan Militer dalam Penanganan Terorisme Kurang Tepat

ali muhtadin/hidayatullah.com
Konferensi pers Imparsial di Jakarta soal "TNI dalam Revisi UU Terorisme", Jumat (22/09/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Direktur Imparsial, Al Araf, menyatakan bahwa pengaturan pelibatan militer dalam penanganan tindak pidana terorisme dirasa kurang tepat.

“Karena UU pemberantasan tindak pidana terorisme adalah UU yang mengatur tentang tatacara penegakan hukum dalam mengatasi terorisme,” ungkap dalam konferensi pers Al Araf di Kantor Imparsial, Tebet, Jakarta Selatan, Jum’at (22/09/2017).

Oleh sebab itu, katanya, yang perlu diatur dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Terorisme adalah institusi-insitusi terkait dengan penegakan hukum.

Baca: Pelibatan Militer dalam Penanganan Terorisme Sudah Diatur UU TNI

Pelibatan militer tersebut, menurutnya, nantinya akan mengganggu sistem penegakan hukum dalam penanganan terorisme itu sendiri.

“Apalagi institusi militer saat ini tidak tunduk secara penuh dalam sistem negara hukum dimana militer belum dapat diadili dalam sistem peradilan hukum,” imbuhnya.

Jika pelibatan militer tersebut tetap dilakukan, tegasnya, maka pada saat bersamaan DPR dan pemerintah harus merevisi UU tentang Peradilan Militer No 13 Tahun 1997.

“Untuk memastikan agar militer tunduk pada sistem negara hukum dalam hal ini sistem peradilan,” pungkasnya.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Inilah Awal Mula Merebaknya Gereja Ilegal di Aceh Singkil

Inilah Awal Mula Merebaknya Gereja Ilegal di Aceh Singkil

KH. Nurcholis Mustari, Sosok di Balik Aswaja

KH. Nurcholis Mustari, Sosok di Balik Aswaja

FKUB Inginkan Peraturan Bersama Rumah Ibadah Dijadikan Perpres

FKUB Inginkan Peraturan Bersama Rumah Ibadah Dijadikan Perpres

Jika Ahok tak Ditahan Pasca 212, Aksi Bela Islam Bisa Digelar Lagi

Jika Ahok tak Ditahan Pasca 212, Aksi Bela Islam Bisa Digelar Lagi

Ketua MPR RI di Saudi: Rakyat Indonesia Mengutuk Tindakan China Terhadap Uighur

Ketua MPR RI di Saudi: Rakyat Indonesia Mengutuk Tindakan China Terhadap Uighur

Baca Juga

Berita Lainnya