Rumah Sehat BAZNAS Parimo Rampung, Bakal Diresmikan Presiden Jokowi

Ia mengungkapkan, tujuan pembangunan RSB adalah untuk memeratakan akses kesehatan dan pengobatan bagi warga tak mampu.

Rumah Sehat BAZNAS Parimo Rampung, Bakal Diresmikan Presiden Jokowi
muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Kantor Baznas di Jakarta.

Terkait

Hidayatullah.com– Pembangunan Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Parigi Moutong (RSB Parimo) telah rampung dan direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu, 27 September 2017 mendatang.

RSB Parimo yang dibangun oleh BAZNAS dengan biaya sebesar Rp 4,5 miliar ini berada Desa Siniu, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Anggota BAZNAS Irsyadul Halim memastikan, pembangunan fisik gedung sudah seratus persen tuntas.

Baca: Pesan Prof Abdul Aziz Darwis, Umat Islam Harus Punya Rumah Sakit

“Alhamdulillah sekarang tinggal pasang sarana pelengkap seperti peralatan kesehatan (alkes), peranti elektronik, furnitur, dan meubel. Semua sedang dalam perjalanan dan setting hanya butuh waktu satu-dua hari. Bisa kita simpulkan bahwa semua sudah siap,” ujarnya dalam keterangan yang diterima hidayatullah.com, Kamis (21/09/2017).

Irsyad menjelaskan, pembangunan RSB itu merupakan proyek unggulan yang dipadukan dengan program penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BAZNAS.

Ia menambahkan, RSB Parimo merupakan RSB keenam yang dibangun dan dikelola BAZNAS, setelah RSB Pangkalpinang (Provinsi Bangka Belitung), RSB Masjid Agung Sunda Kelapa (Jakarta), RSB Yogyakarta (DIY), RSB Sidoarjo (Jawa Timur), dan RSB Makassar (Sulawesi Selatan).

Baca: Resmi Sebagai Nazhir Wakaf Uang, BMH Buka Program Wakaf Pendirian Rumah Sakit, Minimarket, dan Sekolah Unggulan

Dikatakan Irsyad, RSB Parimo berukuran 853 meter dan dibangun dua lantai di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Dalam setahun ke depan, RSB Parimo diproyeksikan bisa melayani rawat inap dengan kapasitas 60 pasien.

Ia mengungkapkan, tujuan pembangunan RSB adalah untuk memeratakan akses kesehatan dan pengobatan bagi warga tak mampu.

“Ini untuk memberikan suatu pelayanan humanis dan profesional sebagai model pemberdayaan masyarakat yang efektif. Sekaligus jadi solusi yang reliabel dalam mengentaskan masalah-masalah sosial,” tandas mantan Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PP Muhammadiyah ini.*

Rep: Yahya G Nasrullah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !