Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ketua MPR: Selamat Tahun Baru Islam, Mari Belajar dari Sejarah

Zainal/hidayatullah.com
Ketua MPR Zulkifli Hasan (kiri) bersama Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin di Rakornas Dakwah MUI yang berlangsung 8-10 Mei 2017 di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Hari ini, Kamis (21/09/2017) bertepatan dengan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1439 H.

Menyampaikan ucapan selamat, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak umat memanfaatkan momentum tahunan ini untuk belajar dari sejarah.

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, hijrah adalah perbaikan. Dengan belajar dari sejarah, diharapkan Indonesia menjadi lebih baik ke depannya.

“Selamat Tahun Baru Islam 1439 H. Hijrah adalah perbaikan. Mari belajar dari sejarah, agar masa depan Republik lebih terarah #TahunBaruIslam,” ujarnya lewat kicauannya di media sosial Twitter kemarin.

Baca: Kiai Cholil Nafis: Tahun Baru Hijriyah Momentum Bermuhasabah

Zulkifli juga mengingatkan sejarah terkait Partai Komunis Indonesia (PKI) di masa-masa keberadaannya di negeri ini berpuluh-puluh tahun silam.

Selasa (19/09/2017) lalu, Zulkifli mengunjungi Monumen Gubernur Suryo di Kompleks Taman Apsari, Jl Gubernur Suryo, Ngawi, Jawa Timur. Suryo merupakan Gubernur Jatim pertama yang dibunuh saat pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948.

“Gubernur Suryo adalah legenda yang berjuang membela rakyat melawan Inggris dan Belanda. Tapi tragis ia dibunuh anak bangsa sendiri oleh pengkhianatan PKI tahun 1948. Ini sejarah yang bicara,” jelasnya dalam keterangan tertulis dari MPR, Selasa (19/09/2017).

Baca: Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Persatuan, Jika Tak Ingin Dijadikan “Hidangan”

Zulkifli juga mengingatkan soal perjuangan pesantren-pesantren dalam melawan PKI saat itu.

“Resolusi jihad Mbah Hasyim pertahankan kemerdekaan. Pesantren juga berjuang lawan PKI. Pesantren Benteng Pancasila!” kicaunya yang aktif bermedsos lewat @ZUL_Hasan kemarin.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Quraisy Shihab: Syiah Puluhan, Tidak Bisa Dipungkiri ada yang Sesat

Quraisy Shihab: Syiah Puluhan, Tidak Bisa Dipungkiri ada yang Sesat

Kasus dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UGM

Kasus dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UGM

Saksi: Bentrokan Ciketing Berawal dari Pengeroyokan Wartawan

Saksi: Bentrokan Ciketing Berawal dari Pengeroyokan Wartawan

Data NIK Tersalahgunakan terkait Registrasi, DPR Minta Tanggung Jawab Pemerintah

Data NIK Tersalahgunakan terkait Registrasi, DPR Minta Tanggung Jawab Pemerintah

Bunga Bank Tidak Hanya Dilarang Islam

Bunga Bank Tidak Hanya Dilarang Islam

Baca Juga

Berita Lainnya