Dukung Bobotoh Peduli Rohingya, Dahnil Kritisi PSSI Beri Sanksi Persib

Jika PSSI mendefinisikan aksi peduli Rohingya itu sebagai "aksi politis", maka PSSI-lah yang dinilai telah berpolitik.

Dukung Bobotoh Peduli Rohingya, Dahnil Kritisi PSSI Beri Sanksi Persib
yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak berbicara kepada wartawan terkait kasus penyerangan Novel Baswedan.

Terkait

Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengkritisi tindakan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 50 juta terhadap klub sepakbola Persib Bandung.

Sanksi tersebut dijatuhkan gara-gara suporter pendukung Persib, Bobotoh, menampilkan aksi peduli Rohingya lewat koreografi tulisan “Save Rohingya” pada pertandingan sepakbola Liga 1.

Aksi Bobotoh peduli Rohingya itu dinilai oleh Komdis PSSI sebagai bentuk “pelanggaran disiplin”.

Baca: Bobotoh Peduli Rohingya, Persib Disanksi Rp 50 Juta, #KoinUntukPSSI Digalang

Dahnil mengatakan, justru aksi peduli Rohingya itu adalah bagian dari upaya meninggikan kemanusiaan, terkait tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Muslim Rohingya di Arakan alias Rakhine, Myanmar.

Buntut sanksi itu, muncul gerakan penggalangan dana berupa uang koin untuk membantu Persib membayar sanksi tersebut. Dahnil turut mendukung kampanye ini.

Pantauan hidayatullah.com, Jumat (15/09/2017), tagar (hashtag) #KoinUntukPSSI menjadi tema paling tren dibicarakan setidaknya hari ini, sebagai respon warganet atas sanksi denda tersebut.

Lewat tagar ini, masyarakat selain menyoroti, mengkritisi, sekaligus menyindir PSSI, juga mengampanyekan penggalangan dana berupa uang koin untuk membantu Persib membayar denda itu.

Baca: Gara-gara Aksi Peduli Rohingya, PSSI Sanksi Persib Rp 50 Juta

“Ayo #KoinUntukPSSI bayar ikhlas semua watak sepakbola untuk kemanusiaan yang didefinisikan politis oleh PSSI,” ujar Dahnil lewat kicauannya di Twitter kemarin.

Dahnil menilai, aksi Bobotoh peduli Rohingya itu adalah bentuk dari menggembirakan kemanusiaan.

“Keren enggak nih. Ada kesadaran menggembirakan kemanusiaan dari supporter sepakbola saat ini. Ini masa depan cerah,” ujarnya.

Justru, jika PSSI mendefinisikan aksi peduli Rohingya itu sebagai “aksi politis”, maka PSSI-lah yang dinilai telah berpolitik.

“Tafsir Rohingya sbg politik, @pssi__fai berpolitik dg beri sanksi tsb.Supporter Sepakbola berubah meninggikan Kemanusiaan. #KoinUntukPSSI,” kicaunya seraya menandai akun Twitter resmi PSSI.

Baca: Puji Aksi “Save Rohingya” Bobotoh, Ketua MPR: Ini Solidaritas Kemanusiaan

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, jelang laga pertandingan sepakbola Liga 1 digelar saat Persib menjamu Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (09/09/2017), Bobotoh membuat koreografi yang membentuk tulisan “SAVE ROHINGYA”.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !