Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI: Lindungi Umat dari Paham Sesat, Dibutuhkan Pedoman Dakwah

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin (dua dari kiri) bersama Pengurus MUI KH Cholil Nafis (kiri) dan jajaran pengurus lainnya pada acara pembukaan Rakornas Dakwah MUI di kompleks TMII, Jakarta Timur, 8 Mei 2017.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kemarin di Jakarta, Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengesahkan sekaligus menerbitkan pedoman dakwah bagi para pelaku dakwah di Indonesia.

Terkait itu, Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH Cholil Nafis, menjelaskan, dakwah menjadi ujung tombak dari citra Islam. Dan dakwah yang efektif membutuhkan panduan sebagai penentu arah untuk mencapai tujuan.

Baca: MUI Terbitkan Pedoman Dakwah, Ini 4 Terobosannya

Apalagi, terangnya, seperti di Indonesia yang terdiri dari berbagai agama dan paham ke-Islaman, dibutuhkan pedoman dakwah dalam mengayomi dan melindungi umat dari aqidah dan paham yang sesat (himayatul ummah).

Serta pedoman dalam membangun persatuan umat (tauhidul  ummah), menyatukan kerangka pemahaman agama ahlussunnah wal jamaah (taswiyatul afkar), dan membangun sinergi gerakan (tansiqul harakah) dalam bingkai Islam wasathiyah.

Baca: 3 Peran Strategis MUI Dalam Bidang Dakwah Dan Pendidikan Akhlak

“Dalam rangka mengefektifkan peran dakwah sesuai dengan tujuan utamanya adalah mengajak masyarakat untuk bertauhid kepada Allah Subhanahu Wata’ala, menjalankan syariah agama, dan mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat, maka Majelis Ulama Indonesia menganggap penting untuk menetapkan pedoman dakwah untuk acuan oleh para dai,” ujarnya, Selasa (12/09/2017).

Kiai Cholil memaparkan, kerangka dakwah yang efektif harus meliputi kompetensi dai, metode yang digunakan untuk mengajak umat, media yang digunakan harus sesuai dengan dinamika masyarakat, serta materi yang sesuai dengan kebutuhan umat (mad’u).*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Statemen ‘Banyak Partai Bikin Pusing’ Menyesatkan

Statemen ‘Banyak Partai Bikin Pusing’ Menyesatkan

Keluarga Besar Mahasiswa Minang Tolak Pendirian RS Siloam

Keluarga Besar Mahasiswa Minang Tolak Pendirian RS Siloam

Fahmi Idris: Soal PKI, Mari Contoh Para Pemimpin Masyumi

Fahmi Idris: Soal PKI, Mari Contoh Para Pemimpin Masyumi

LPPOM MUI Cermati Klaim “100 Persen Halal”

LPPOM MUI Cermati Klaim “100 Persen Halal”

Agenda Sidang Keempat Ahok Pemeriksaan Saksi, Wartawan Dilarang Masuk

Agenda Sidang Keempat Ahok Pemeriksaan Saksi, Wartawan Dilarang Masuk

Baca Juga

Berita Lainnya