Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

ICMI Usulkan Pajak Buku Dihapus, Produktivitas Penulis Diprediksi Menggeliat

Zulkarnain/hidayatullah.com
Ketua Umum ICMI Jimly Ash-Shidiqie dalam jumpa pers di kantor ICMI, Jakarta, Rabu (09/08/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyarankan agar dihapuskannya sistem pengenaan pajak buku kepada para penulis.

Dengan begitu, karya penulisan buku di Indonesia diprediksi dapat semakin menggeliat.

Menurut Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie, Sabtu (09/09/2017), negara juga hanya memperoleh hasil yang rendah dari pengenaan pajak buku.

Baca: Azyumardi Azra:Pemerintah Harus Dukung Penerbitan

Oleh sebab itu, Jimly beranggapan, sebaiknya pajak buku yang merugikan penulis dihapuskan karena negara juga tak optimal memperoleh pemasukan.

“Apalagi penghasilan negara dari pajak buku amat kecil dibandingkan efek negatifnya untuk menumbuhkan industri perbukuan dan manfaatnya untuk pendidikan publik jika pajak buku dihapus,” ujar Jimly lansir laman resmi ICMI.

Sebelumnya, penulis buku-buku best seller, Tere Liye yang memiliki nama asli Darwis, baru-baru ini mengeluhkan pengenaan pajak buku yang bernilai besar. Keluhan itu diungkapkannya terkait kerjasa manya dengan sejumlah penerbit besar.

Baca: Penulis Pemula Jangan Ragu Terbitkan Buku

Akibatnya, Tere Liye mengambil sikap memutuskan kontrak kerja sama sebab pungutan pajak yang dinilai merugikan penulis.

Pungutan pajak buku katanya jauh lebih tinggi dibandingkan pekerjaan lain, seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pimpinan DPR Dorong MUI Keluarkan Rekomendasi Undang-Undang Air

Pimpinan DPR Dorong MUI Keluarkan Rekomendasi Undang-Undang Air

PMI Kunjungi Gereja dan Kelenteng untuk Atasi Kelangkaan Darah

PMI Kunjungi Gereja dan Kelenteng untuk Atasi Kelangkaan Darah

MUI: Syeikh Ali Jaber Jadikan Islam yang Mendorongnya Cinta dan Ikhlas Berdakwah di Indonesia

MUI: Syeikh Ali Jaber Jadikan Islam yang Mendorongnya Cinta dan Ikhlas Berdakwah di Indonesia

BUMN Watch: Waspadai IPO Jadi Modus Korupsi

BUMN Watch: Waspadai IPO Jadi Modus Korupsi

Gandeng 20 Kampus, Badan Wakaf Indonesia Harapkan Hal ini

Gandeng 20 Kampus, Badan Wakaf Indonesia Harapkan Hal ini

Baca Juga

Berita Lainnya