Sabtu, 23 Oktober 2021 / 17 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Banyak Peserta Tertahan di Jalanan dalam Aksi Bela Rohingya Dekat Borobudur Berjalan Lancar

Bagikan:

Hidayatullah.com—Ribu orang perwakilan organisasi massa Islam ikut aksi damai peduli muslim Rohingya yang digelar jajaran Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF)-MUI Jateng, Jumat siang (08/08/2017).

Kendati sepanjang perjalanan  ke lokasi banyak melewati penghadangan razia aparat di beberapa titik, bahkan ada yang terlambat ke tempat acara, namun tak mengurangi massa yang dating mengikuti shalat Jum’at di  Masjid An-Nur, Komplek Pemkab Magelang, Hatta, Desa Sawitan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Jalanan aspal yang terik pun terpaksa dijadikan shaf barisan shalat dikarenakan area masjid yang sudah menyemut tak mampu menampung jama’ah.

Baca: Berjuang dan Melawan! Pilihan Terakhir Pria Rohingya

Qunut Nazilah pun teriring khusyu’ bersama doa yang meluluhkan hati para hadirin sebelum Ustadz Umar Said, dari Forum Umat Islam (FUI) Daerah Istimewa Yogyakarya (DIY) menyudahi doanya.

“Acara kepedulian dengan serangkaian ibadah Jumat dan Doa Bersama untuk muslim Rohingya adalah bentuk merawat kemanusiaan yang ditampilkan umat Islam Indonesia kepada dunia, jadi jangan dinilai sebagai sebuah ancaman pemerintah yang ditanggapi represif oleh pihak aparat secara berlebihan dengan penghadangan, ” tutur Dahnil Anzar Simanjuntak yang hadir bersama Pemuda Muhammadiyah Daerah Magelang.

Banyak saksi peserta aksi bercerita untuk sampai di lokasi penuh perjuangan akibat razia dari aparat keamanan.

Baca: Dahnil: Tragedi di Myanmar Bukan Konflik, tapi Pembantaian

Seorang peserta bercerita, di Magelang arah dari Jogja penjagaan telah diperketat dari Jalur Muntilan ke arah Jembatan Srowol, kemudian jalur Batikan ke arah Pondok Pabelan, Palbapang ke Arah Mendut, termasuk Blabak ke arah Rambianak.

“Lebih banyak yang terkatung-katung di jalanan dengan membawa berbagai bekal bantuan dan doa.

Jumlah ini masih jauh dari target yang dicanangkan sekitar 1 juta ummat Islam,” tutur Rafiq Jauhary, peserta aksi dari Magelang  menceritakan pengalaman melalui grups WhatsApp. */Ali Azmi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tifatul Sembiring: Kekacauan Terjadi Lantaran Satu Mulut yang Tak Hati-hati

Tifatul Sembiring: Kekacauan Terjadi Lantaran Satu Mulut yang Tak Hati-hati

Bambang Sudibyo Akan Gantikan  Didin Hafiduddin Pimpin BAZNAS

Bambang Sudibyo Akan Gantikan Didin Hafiduddin Pimpin BAZNAS

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 16 November

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 16 November

Padangpanjang Pusat Peringatan Hari Antirokok

Padangpanjang Pusat Peringatan Hari Antirokok

Gafatar Mengaku Keluar dari Islam, MUI Menduga itu Modus

Gafatar Mengaku Keluar dari Islam, MUI Menduga itu Modus

Baca Juga

Berita Lainnya