Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tragedi Rohingya, Sekjen MUI Ingatkan Umat Islam Tetap Jaga Persatuan Antar Agama

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Pengurus PP Muhammadiyah yang juga Sekjen MUI Anwar Abbas.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Dr Anwar Abbas, menyatakan bahwa praktik genosida yang terjadi di Myanmar tidak hanya masalah kemanusiaan.

“Tapi itu juga menyangkut keagamaan,” katanya dalam konferensi pers bersama para tokoh lintas agama di Kantor Center for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (07/09/2017).

Anwar mengungkapkan bahwa tindakan rezim militer Myanmar terhadap etnis Muslim Rohingya jelas-jelas sangat merugikan umat Islam.

“Karena banyak umat Islam yang dibunuh dan terbunuh, banyak yang mengungsi,” imbuh pengurus PP Muhammadiyah ini.

Baca: MUI: PBB dan ASEAN Harus Desak Myanmar Akui Muslim Rohingya

Baca: MUI Desak PBB Tindak Tegas Pemerintah Myanmar

Meskipun demikian, sambungnya, MUI mengimbau supaya masalah yang terjadi di Rakhine, Myanmar, itu tidak dijadikan dasar untuk membenci umat Buddha yang ada di Indonesia.

“Karena yang melakukan praktik kekerasan itu mereka yang ada di sana,” tandas Anwar.

Sekjen MUI juga mengimbau agar umat Islam terus merapatkan barisan dan mempertinggi silaturahim.

“Terus lakukan kualitas komunikasi agar persatuan kita tetap terjaga secara baik,” ujarnya.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Gus Solah: Menolak Komunisme Masa Radikal

Gus Solah: Menolak Komunisme Masa Radikal

Penuhi Janjinya, Munarman Menyerahkan Diri

Penuhi Janjinya, Munarman Menyerahkan Diri

Gencar Dilaporkan Publik, Ahok Diperiksa Bareskrim Polri

Gencar Dilaporkan Publik, Ahok Diperiksa Bareskrim Polri

Idealnya, Indonesia Mampu Produksi Pangan Tanpa Bergantung Impor

Idealnya, Indonesia Mampu Produksi Pangan Tanpa Bergantung Impor

Dukungan Alumni KAMMI Terhadap Jokowi dinilai Ilegal

Dukungan Alumni KAMMI Terhadap Jokowi dinilai Ilegal

Baca Juga

Berita Lainnya