Sabtu, 25 September 2021 / 17 Safar 1443 H

Nasional

Forum Peduli Rohingya Makassar Desak Presiden Usir Dubes Myanmar

rifa'i fadhly/hidayatullah.com
[ILustrasi] Aksi peduli Rohingya depan Kedubes Myanmar di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Forum Peduli Rohingya Makassar (FPRM) meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bertindak tegas atas tragedi kemanusiaan terhadap etnis Rohingya di Arakan/Rakhine, Myanmar, yang saat ini terus berlangsung.

Koordinator FPRM, Iqbal Djalil, mengatakan, Indonesia yang dikenal sebagai negara berpenduduk mayoritas beragama Islam, semestinya mengambil peran dan menunjukkan sikap dukungan terhadap Muslim Rohingya.

Dia berharap kepada Presiden Jokowi agar tidak hanya tinggal diam menyaksikan kedzaliman itu terus terjadi.

“Sebagai langkah tegas yang bisa diambil Indonesia, segera mengusir Duta Besar Myanmar dari Tanah Air ini, dan tarik Dubes Indonesia di Myanmar, serta putuskan hubungan diplomatik,” kata Iqbal dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Rabu (06/09/2017).

Baca: JPRMI Desak Pemerintah Usir Dubes Myanmar dari Indonesia

Anggota DPRD Kota Makassar itu menegaskan, tindakan kesewenang-wenangan militer Myanmar kepada Muslim Rohingya sudah termasuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Sehingga, Iqbal juga meminta agar kasus itu dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional, dan Nobel Perdamaian PBB yang sebelumnya diberikan kepada tokoh asal Myanmar, Aung San Suu Kyi, dicabut.

“Simbol adanya kedamaian dan perdamaian di Myanmar hanyalah kebohongan belaka. Kaum Muslimin sebagai kelompok minoritas di sana terus dianiaya dan dibunuh,” ungkap alumnus Islamabad, Pakistan, itu.

Iqbal menambahkan, dunia bisa melihat dan belajar akan corak keragaman itu terjalin dengan sangat baik di Indonesia.

Baca: PAN: Usir Duta Besar Myanmar dari Indonesia

NKRI yang memayungi sejumlah agama sehingga para penganutnya dapat bertoleransi satu sama lain dengan hidup berdampingan saling menjadi kerukunan.

“Indonesia memperlihatkan akan begitu tinggi dan mulianya akhlak umat Islam. Meski Islam mayoritas di negara ini, tetapi penganutnya tidak mendzalimi dan berbuat seenaknya kepada yang mayoritas,” tegas Iqbal.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

[Foto] Wanita-wanita Pembela Islam

[Foto] Wanita-wanita Pembela Islam

4 Ambulans BMH Siap Siaga di Lombok Utara

4 Ambulans BMH Siap Siaga di Lombok Utara

FUI DIY Minta Klarifikasi UIN Suka terkait Persekusi Cadar

FUI DIY Minta Klarifikasi UIN Suka terkait Persekusi Cadar

Fuad Bawazier: Ahok Harusnya Tak Permasalahkan Rekomendasi DPRD

Fuad Bawazier: Ahok Harusnya Tak Permasalahkan Rekomendasi DPRD

PBB Utus MS Kaban-Afriansyah Temui HRS di Saudi

PBB Utus MS Kaban-Afriansyah Temui HRS di Saudi

Baca Juga

Berita Lainnya