Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Forum Peduli Rohingya Makassar Desak Presiden Usir Dubes Myanmar

rifa'i fadhly/hidayatullah.com
[ILustrasi] Aksi peduli Rohingya depan Kedubes Myanmar di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Forum Peduli Rohingya Makassar (FPRM) meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bertindak tegas atas tragedi kemanusiaan terhadap etnis Rohingya di Arakan/Rakhine, Myanmar, yang saat ini terus berlangsung.

Koordinator FPRM, Iqbal Djalil, mengatakan, Indonesia yang dikenal sebagai negara berpenduduk mayoritas beragama Islam, semestinya mengambil peran dan menunjukkan sikap dukungan terhadap Muslim Rohingya.

Dia berharap kepada Presiden Jokowi agar tidak hanya tinggal diam menyaksikan kedzaliman itu terus terjadi.

“Sebagai langkah tegas yang bisa diambil Indonesia, segera mengusir Duta Besar Myanmar dari Tanah Air ini, dan tarik Dubes Indonesia di Myanmar, serta putuskan hubungan diplomatik,” kata Iqbal dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Rabu (06/09/2017).

Baca: JPRMI Desak Pemerintah Usir Dubes Myanmar dari Indonesia

Anggota DPRD Kota Makassar itu menegaskan, tindakan kesewenang-wenangan militer Myanmar kepada Muslim Rohingya sudah termasuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Sehingga, Iqbal juga meminta agar kasus itu dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional, dan Nobel Perdamaian PBB yang sebelumnya diberikan kepada tokoh asal Myanmar, Aung San Suu Kyi, dicabut.

“Simbol adanya kedamaian dan perdamaian di Myanmar hanyalah kebohongan belaka. Kaum Muslimin sebagai kelompok minoritas di sana terus dianiaya dan dibunuh,” ungkap alumnus Islamabad, Pakistan, itu.

Iqbal menambahkan, dunia bisa melihat dan belajar akan corak keragaman itu terjalin dengan sangat baik di Indonesia.

Baca: PAN: Usir Duta Besar Myanmar dari Indonesia

NKRI yang memayungi sejumlah agama sehingga para penganutnya dapat bertoleransi satu sama lain dengan hidup berdampingan saling menjadi kerukunan.

“Indonesia memperlihatkan akan begitu tinggi dan mulianya akhlak umat Islam. Meski Islam mayoritas di negara ini, tetapi penganutnya tidak mendzalimi dan berbuat seenaknya kepada yang mayoritas,” tegas Iqbal.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Mahasiswa Tolak Gelar “Sarjana Syariah”

Mahasiswa Tolak Gelar “Sarjana Syariah”

Peserta Aksi Jalan Kaki dari Ciamis Telah Tiba di Bandung

Peserta Aksi Jalan Kaki dari Ciamis Telah Tiba di Bandung

RSIA Zainab Pekanbaru Bentuk Tim Bersih-bersih Masjid

RSIA Zainab Pekanbaru Bentuk Tim Bersih-bersih Masjid

Adara Relief:  Serangan Gas Beracun Rezim Assad di Khan Sheikhoun Terbutut sejak 2013

Adara Relief: Serangan Gas Beracun Rezim Assad di Khan Sheikhoun Terbutut sejak 2013

Politisi Senior DKI: Anies Terbukti Maksimal Benahi Jakarta

Politisi Senior DKI: Anies Terbukti Maksimal Benahi Jakarta

Baca Juga

Berita Lainnya