Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

PKS Bentuk Crisis Center Khusus Masalah Rohingya

ist.
Jumpa pers PKS tentang Rohingya.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengatakan, perkembangan yang terjadi beberapa waktu belakangan di Myanmar menunjukkan kekerasan yang terjadi tidak berkurang dan malah mengarah kepada pembersihan etnis (ethnic cleansing).

Karenanya, terang Sohibul, PKS mengutuk sekeras-kerasnya dugaan pembersihan suku terhadap etnis Rohingya di Rakhine oleh militer Myanmar.

Ia juga menginstruksikan kepada Fraksi PKS di DPR RI untuk memperluas kerja sama dengan seluruh fraksi dan alat kelengkapan dewan guna memperkuat langkah-langkah Indonesia, dalam upaya melindungi dan mencegah etnik Rohingya dari bahaya ethnic cleansing dan genosida.

“Untuk memastikan langkah-langkah tersebut dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan, maka PKS membentuk Crisis Center khusus untuk masalah Rohingya,” ujarnya dalam keterangan pers di Kantor DPP PKS, Jakarta, Ahad (03/09/2017).

Baca: Ketua MPR: Kita Pancasila, Kita Bela Rohingya

Selain itu, Sohibul juga mendesak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sebagai Kepala Negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan negara ASEAN terbesar, untuk bertindak lebih nyata dalam upaya menghentikan dugaan pembersihan etnis melalui jalur bilateral dan multilateral melalui ASEAN, OKI, dan PBB.

“Dengan agenda utama menyelamatkan warga sipil yang tidak bersenjata dan memulihkan kewarganegaraan etnis Rohingya sebagai bagian integral dari negara Myanmar yang lebih demokratis,” ungkapnya.

Baca: PAN: Usir Duta Besar Myanmar dari Indonesia

PKS, sambungnya, turut mengapresiasi masyarakat yang sudah berinisiatif memberikan berbagai bentuk pembelaan dan bantuan langsung maupun tidak langsung serta mengajak untuk terus aktif memberikan dukungan terbaik bagi etnis Rohingya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Reuni 212 Menguatkan Ukhuwah Islamiyah

Reuni 212 Menguatkan Ukhuwah Islamiyah

MUI : Penetapan Awal Puasa Tunggu Keputusan Pemerintah

MUI : Penetapan Awal Puasa Tunggu Keputusan Pemerintah

Imam Besar Masjid Istiqlal Diskusi dengan Ulama Maroko

Imam Besar Masjid Istiqlal Diskusi dengan Ulama Maroko

Publik Diminta Peduli atas Nasib Revisi UU Penyiaran

Publik Diminta Peduli atas Nasib Revisi UU Penyiaran

Peran Miss World untuk Kebangsaan Tidak Signifikan

Peran Miss World untuk Kebangsaan Tidak Signifikan

Baca Juga

Berita Lainnya