Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ketua GNPF: Syukuri Kemerdekaan Lewat Kepemimpinan Nasional yang Hikmah dan Bijaksana

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Umat Islam membawa bendera Merah Putih pada Aksi Bela Islam II di Jakarta, Jumat (4 November 2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pimpinan Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menjelaskan, merdeka itu berarti menjadi manusia Indonesia yang berkeadilan dan berkeadaban.

“Sebab kemanusiaan saja tanpa adanya rasa keadilan dan keadaban maka dia bukanlah manusia yang sesungguhnya,” ungkapnya dalam konferensi pers terkait acara “Syiar Persatuan Mengisi Kemerdekaan dengan Qur’an” di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (14/08/2017).

Baca: UBN: Kemerdekaan Indonesia Direbut dengan Semangat Takbir

Saat ini, sambungnya, nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, baik di tingkat kepemimpinan nasional maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sudah mulai pudar.

“Dimana nilai keadilan, keadaban, yang belakangan ini bukan menjadi barometer rasa kemanusiaan di Indonesia,” sambung Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) ini.

Menyinggung tema acara syiar itu, UBN mengatakan, potensi positif ukhuwah Islamiyah harus dialokasikan dalam membentuk persatuan Indonesia.

“Persatuan Indonesia bukan hanya sebatas simbolik,” tandasnya.

Baca: HUT RI ke-72, AQL akan Gelar “Syiar Persatuan Mengisi Kemerdekaan dengan Qur’an”

Tentu persatuan itu untuk menjaga kedaulatan dan ideologi bangsa ini.

Terkait kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, UBN mengatakan, hal itu harus disyukuri dengan merealisasikannya dalam bentuk kepemimpinan nasional yang dipimpin oleh pribadi-pribadi berhikmah.

“Berhikmah dalam bentuk berilmu dan beramal shaleh dengan sebuah sistem yang diliput sebuah kebijaksanaan,” pungkas UBN.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Tambah Lagi, 25 Santri Gontor Sembuh dari Covid-19, Hanya 4 Hari di RS

Tambah Lagi, 25 Santri Gontor Sembuh dari Covid-19, Hanya 4 Hari di RS

Yang Menikahkan Aa Gym adalah Ayah Teh Ninih Sendiri

Yang Menikahkan Aa Gym adalah Ayah Teh Ninih Sendiri

Presiden Harus Tanggap Darurat Kekerasan Anak dan Human Trafficking

Presiden Harus Tanggap Darurat Kekerasan Anak dan Human Trafficking

Indonesia-Malaysia Awal Kebangkitan Islam

Indonesia-Malaysia Awal Kebangkitan Islam

Sebut Ayahanda, Arifin Ingatkan Jokowi Jabatannya Tak Akan Lama

Sebut Ayahanda, Arifin Ingatkan Jokowi Jabatannya Tak Akan Lama

Baca Juga

Berita Lainnya