Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Nasional

Indonesia Tanpa JIL Gelar Silatnas 2017 di Bogor

Poster Silatnas Indonesia Tanpa JIL (ITJ) 2017 di Bogor, 5-6 Agustus.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pengurus gerakan Indonesia Tanpa JIL (ITJ) akan kembali mengadakan acara Silaturahim Nasional (Silatnas).

“Silatnas tahun 2017 ini kembali kami gelar dan laksanakan sebagai sarana sarana mewujudkan kembali jatidiri gerakan #IndonesiaTanpaJIL sekaligus sebagai sarana ajang perumusan strategi dan pembahasan program agenda ITJ secara nasional,” ujar Irfan Dzulhij, Ketua Pelaksana Silatnas ITJ 2017, dalam rilis yang diterima hidayatullah.com, semalam, Jumat (04/08/2017).

Baca: “Indonesia Tanpa JIL”, What’s Next?

Acara bertajuk “Ukhuwah di Jalan Dakwah” ini diadakan pada Sabtu-Ahad (05-06/08/2017) di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Silatnas ini diagendakan dihadiri sekitar 100 orang peserta dari perwakilan pengurus dan perwakilan dari chapter-chapter (cabang-cabang) yang ada di seluruh Indonesia.

Irfan kembali menjelaskan, salah satu tujuan diadakan Silatnas ini juga sebagai sarana merajut kembali tali silaturahim dan ukhuwah bagi para pegiat dan pengurus chapter ITJ di Indonesia.

Baca: JIL Santai Tanggapi Aksi Indonesia Tanpa Liberal

“Acara ini juga sebagai sarana saling sapa antar pegiat dan pengurus untuk bernostalgia sesama pejuang di awal pergerakan Indonesia Tanpa JIL,” imbuhnya.

Gerakan Indonesia Tanpa JIL muncul sebagai salah satu upaya perlawanan atas berkembangnya pemahaman dan pemikiran yang menyerang kemurnian ajaran Islam terutama lewat paham sekulerisme, pluralisme, dan liberalisme (sepilis).

Irfan menambahkan, di Indonesia paham sepilis tersebut secara masif banyak dipropagandakan baik perorangan atau lembaga-lembaga lain yang secara pemikiran dan misi sama.

Baca: Khatib Perlu Sampaikan Khutbah Melawan Pemikiran Islam Liberal

Jelas dia, sejak dari diinisiasi sampai saat ini, ITJ tercatat mempunyai 25 chapter se-Indonesia, baik chapter wilayah maupun lembaga.

“Begitu juga beragam kegiatan telah dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya pemikiran Islam liberal,” pungkasnya.*

Rep: Niesky Abdullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Islam di Nusantara Dibawa dari Timur Tengah, Bukan dari Gujarat

Islam di Nusantara Dibawa dari Timur Tengah, Bukan dari Gujarat

Abu Jibriel Ajak Umat Islam Adukan Densus 88 Melalui Jalur Hukum

Abu Jibriel Ajak Umat Islam Adukan Densus 88 Melalui Jalur Hukum

Kemarau, Warga Gunung Kidul Jual Hewan Ternak Demi Beli Air

Kemarau, Warga Gunung Kidul Jual Hewan Ternak Demi Beli Air

MUI Sesalkan Fatin Dukung Miss World

MUI Sesalkan Fatin Dukung Miss World

Lembaga Adat Melayu Riau Siap Dampingi UAS

Lembaga Adat Melayu Riau Siap Dampingi UAS

Baca Juga

Berita Lainnya