Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dituding Dukung HTI, Adhyaksa Dault Mengaku Belum Dipanggil Menpora

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Adhyaksa Dault.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membekukan anggaran Pramuka sebesar Rp 10 miliar, dengan alasan Ketua Kwartir Nasional Pramuka Adhyaksa Dault dituding mendukung khilafah dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Tudingan itu didasari atas pernyataan dan kedatangan Adhyaksa pada acara HTI tahun 2013 alias hampir 4 tahun silam. Pada tahun 2017 ini, HTI telah dicabut Surat Keputusan Badan Hukumnya oleh pemerintah.

Adhyaksa mengaku, sampai saat ini belum menerima panggilan langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, untuk menghadap dan mengklarifikasi soal pernyataan dan kedatangannya pada acara itu.

Baca: Penolak Perppu Ormas Distigma sebagai Kroni HTI, Persis: Itu Naif

Namun begitu, Adhyaksa menyatakan siap menghadap Menpora kalau dipanggil.

“Siaplah wong kita rakyat kok. Dia, kan, lagi memimpin, ya kita ikutin,” ucapnya saat dihubungi hidayatullah.com di Jakarta, Selasa (25/07/2017).

Adhyaksa mengaku sudah mengirim surat klarifikasi ke Menpora pada tiga pekan yang lalu.

Selain ke Menpora, ia juga sudah mengklarifikasi ke Badan Intelijen Negara (BIN), Presiden Joko Widodo, serta bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, untuk menjelaskan bahwa kedatangannya ke acara HTI itu hanya sebagai tamu undangan.

“Tidak ada kata-kata saya anti Pancasila di situ,” tegasnya.

Baca: HTI Sebut Khilafah Bukan Ideologi, Tapi Ajaran Islam

Menpora zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pun berujar, ketimbang mengurusi soal seperti ini, Menpora Imam Nahrawi sekarang sebaiknya menyelesaikan persoalan besar seperti dualisme KNPI dan KONI, masalah atlet, dan staus disclaimer.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pidato Haedar Nashir Guru Besar UMY: Indonesia Seakan Darurat Radikalisme

Pidato Haedar Nashir Guru Besar UMY: Indonesia Seakan Darurat Radikalisme

Tidak Ada Aturan, Polwan Tidak Boleh Berjilbab

Tidak Ada Aturan, Polwan Tidak Boleh Berjilbab

Munas V Berakhir, Hidayatullah Siap Terus Bersinergi Bangun Indonesia Bermartabat

Munas V Berakhir, Hidayatullah Siap Terus Bersinergi Bangun Indonesia Bermartabat

Aa Gym Kecewa Ambisi Presiden Bush Serang Iraq

Aa Gym Kecewa Ambisi Presiden Bush Serang Iraq

Orasi di Depan Istana, Fahira Minta Jokowi Buka Hati

Orasi di Depan Istana, Fahira Minta Jokowi Buka Hati

Baca Juga

Berita Lainnya