Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Menag Bantah Minta Rohis Diawasi

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Menag Lukman Hakim Saifuddin.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Berita “Menag Minta Rohis Diawasi” di harian Republika edisi 8 Juli kemarin, sempat diperdebatkan oleh sebagian netizen (warganet).

Salah satu warganet, lewat akun @hafidz_ary di Twitter-nya protes kepada Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

“Mrk yg menerobos bandara bawa senjata tajam, mrk yg memaki ulama, mrk yg memaki Islam lebih layak dicurigai. @lukmansaifuddin,” kicaunya disertai foto tampilan digital berita koran tersebut.

Baca: Kehadiran Rohis Dinilai Salah Satu Bentuk Imunisasi Ideologi

Dibantah oleh Lukman, “Apakah begini cara kerja jurnalistik? Memberi judul insinuatif yg sama sekali tak sebagaimana isi pernyataan saya dalam kutipan langsung?” Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, “insinuatif” artinya bersifat menyindir; bersifat memberi tuduhan secara tidak langsung.

Dalam kutipan langsung di koran itu, Lukman memang tidak meminta kerohanian Islam (rohis) diawasi.

Kata dia dikutip media itu, “Jadi, setiap madrasah, sekolah apa pun jenjangnya apakah dasar, menengah, atau atas, khususnya para kepala sekolahnya, harus lebih memberikan perhatian yang besar, khususnya terkait kegiatan keagamaan yang dilakukan para siswa-siswinya.”

Baca: Rohis: Kembalikan Nama Baik Rohis dari Stigma Teror

“Karena itu, saya berharap, ini menjadi kesepakatan kita bersama, para kepala sekolah, guru-guru harus memberikan perhatian yang lebih besar agar para siswa-siswi kita tidak mendapat ceramah yang justru bertentangan dengan ajaran agama,” lanjutnya.

Saat ditanya akun @wowmilan, “Harusnya yg bener gmna Pak Menteri?”

Lukman kembali menegaskan, “Saya justru ajak para kepala sekolah dan guru untuk beri perhatian besar agar siswa kita tak mendapat ceramah-ceramah yang bertentangan dengan ajaran agama.”* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Din Syamsuddin: Peristiwa Wiranto Mengapa Bisa Kebobolan?

Din Syamsuddin: Peristiwa Wiranto Mengapa Bisa Kebobolan?

Anggota Komisi III DPR: Jangankan Kapolda, Presiden pun Tak Bisa Tunda Persidangan

Anggota Komisi III DPR: Jangankan Kapolda, Presiden pun Tak Bisa Tunda Persidangan

Pemuda Muhammadiyah: Kenapa Jika Berkaitan Situs Islam Stigmatisasinya Cepat Sekali?

Pemuda Muhammadiyah: Kenapa Jika Berkaitan Situs Islam Stigmatisasinya Cepat Sekali?

Syeikh Ali Hasan: Fitnah Terberat Umat adalah Syiah

Syeikh Ali Hasan: Fitnah Terberat Umat adalah Syiah

Amien Rais Isyaratkan Tak Maju dalam Pemilu 2014

Amien Rais Isyaratkan Tak Maju dalam Pemilu 2014

Baca Juga

Berita Lainnya