Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Habib Rizieq: Penyerangan Hermansyah Tidak Bisa Dilepaskan dari Kesaksiannya

m zainal/hidayatullah.com
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di kediamannya di Petamburan, Jakarta, Senin (06/03/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Habib Rizieq Shihab, berkeyakinan, penyerangan terhadap ahli telematika Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah, tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan yang bersangkutan sebagai saksi dalam kasus chat palsu yang dituduhkan kepada Habib.

“Tidak bisa dilepaskan dari kegigihan beliau menyampaikan yang haq (benar),” ujarnya melalui rekaman suara yang diterima redaksi hidayatullah.com Jakarta, semalam, Ahad (09/07/2017).

Baca: Saksi Ahli GNPF Hermansyah Dibacok dan Dikeroyok, IA ITB Mengutuk Keras

Habib Rizieq menilai, penyerangan berupa pengeroyokan, pembacokan, dan pemukulan tersebut merupakan upaya pembunuhan yang sadis dan keji.

Ia mengaku sedih dan prihatin dengan musibah yang menimpa Hermansyah. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini meminta agar aparat penegak hukum menangkap dan memproses secara benar pelaku.

Selaib itu, Habib Rizieq mengimbau, kepada para tokoh gerakan Islam, untuk juga harus lebih meningkatkan kewaspadaan diri.

“Harus betul-betul siaga menghadapi segala kemungkinan,” tukasnya.

Baca: Bantah Simpulkan Kasusnya, GNPF Desak Kepolisian Ungkap Tuntas Pembacokan Herman

Termasuk, sambungnya, meminta para laskar agar turut meningkatkan kesiagaan untuk menjaga para ulama.

“Pelaku harus dihukum berat karena merusak stabilitas dan keamanan negara, menghancurkan dan mengadu domba antar anak bangsa,” pungkas Habib Rizieq.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ketum MUI: Umat Islam Tak Ada Perbedaan Soal Palestina

Ketum MUI: Umat Islam Tak Ada Perbedaan Soal Palestina

Mewakili Para Ibu, GIN Dorong Hakim Kasus Ahok Tegakkan Keadilan

Mewakili Para Ibu, GIN Dorong Hakim Kasus Ahok Tegakkan Keadilan

Bawaslu: 2.548 Pengawas Pemilu Meninggal, Dianiaya, Sakit, Kecelakaan

Bawaslu: 2.548 Pengawas Pemilu Meninggal, Dianiaya, Sakit, Kecelakaan

DPR Sambut Positif Masuknya Beberapa Maskapai Haji

DPR Sambut Positif Masuknya Beberapa Maskapai Haji

Wantim MUI: Pemilu 2019 Cacat Konstitusional Jika KPU Tidak Jujur

Wantim MUI: Pemilu 2019 Cacat Konstitusional Jika KPU Tidak Jujur

Baca Juga

Berita Lainnya