Kamis, 28 Oktober 2021 / 21 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Kontroversi RUU Penyiaran, Baleg DPR Dinilai Tak Berperan Baik dalam Sinkronisasi

Yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Koordinator Sahabat untuk Informasi dan Komunikasi yang Adil (SIKA) Nawawi Bahrudin (kiri).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Koordinator Sahabat untuk Informasi dan Komunikasi yang Adil (SIKA) Nawawi Bahrudin menilai, Badan Legislasi (Baleg) DPR tidak berperan dengan baik dalam melakukan sinkronisasi dan harmonisasi Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang sedang dibahas saat ini.

“Justru menambah masalah-masalah baru,” ujarnya di Gedung IASTH, Universitas Indonesian, Jakarta, Senin (03/07/2017).

Baca: KNRP Paparkan Tujuh Alasan Mengapa RUU Penyiaran dari Baleg Harus Ditolak

Menjadi bermasalah, terang Nawawi, karena Baleg justru menghilangkan hal-hal dalam RUU tersebut tanpa kajian yang ilmiah. Misalnya, tentang kewajiban siaran lokal yang hilang.

“Sehingga nampak sekali hanya mengakomodasi kepentingan-kepentingan besar, termasuk prinsip persaingan usaha yang adil,” ungkapnya.

Karenanya, SIKA, sambungnya, secara tegas menolak draf Baleg itu.

Baca: ‘Memihak Pemodal Besar’, Draf RUU Penyiaran versi Baleg Disesalkan

“Kami menuntut Baleg tidak membuat RUU Penyiaran baru tetapi membahas dengan menggunakan draf Komisi I (DPR RI) yang sudah ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, harmonisasi RUU Penyiaran oleh Baleg DPR tertanggal 19 Juni 2017 menuai banyak kecaman karena dinilai berpihak kepada industri penyiaran dan mengabaikan kepentingan publik.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Serangan Balasan Saudi Terhadap Houthi Kesepakatan Negara Teluk

Serangan Balasan Saudi Terhadap Houthi Kesepakatan Negara Teluk

sertifikat vaksin

Pemerintah:  Sertifikat Vaksin Covid-19 Belum Digunakan jadi Persyaratan Administrasi Apapun

Hasil Autopsi Wabup Sangihe

Hasil Autopsi Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong Keluar, Tim Forensik Temukan Ini

Perlunya Debat Terbatas Sunni dengan Syiah di MUI

Perlunya Debat Terbatas Sunni dengan Syiah di MUI

PDIP Klaim Wajar Dapat Banyak Menteri dari Jokowi

PDIP Klaim Wajar Dapat Banyak Menteri dari Jokowi

Baca Juga

Berita Lainnya