Jum'at, 21 Januari 2022 / 17 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Kata Pengamat Soal Dukungan Turki Terhadap Qatar dan Dampaknya Atas Saudi

Joni Yulisman
Arya Sandhiyudha.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pengamat politik internasional, Arya Sandhiyudha menilai, upaya dukungan Turki terhadap Qatar atas pemutusan diplomasi oleh Arab Saudi dan negara Teluk lainnya mulai memasuki babak baru.

Direktur Eksekutif Madani Center for Development and International Studies (MacDIS) ini mengungkapkan, terdapat pergeseran sikap Amerika Serikat (AS) yang mulai signifikan merapat dengan sikap sekutunya, yakni Turki.

Baca: Erdogan: Turki Tak Setuju Sanksi terhadap Qatar

“AS mendukung agar 13 syarat ditinjau ulang karena sangat tidak realistis untuk diwujudkan dan mendukung Kuwait sebagai mediator. Jerman juga atas lobi Turki-Iran bersikap mendukung normalisasi diplomatik,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Rabu (28/06/2017).

Arya mengatakan, apabila upaya dukungan tersebut terwujud, pilihannya adalah Saudi dkk tetap bertahan dengan sikapnya lalu berbalik terisolasi dunia atau melunak agar situasi kembali normal.

Sebelumnya, Arab Saudi dan beberapa negara Teluk lainnya, seperti Mesir dan Uni Emirat Arab, memutuskan untuk mengintensifkan upayanya secara fisik mengisolasi Qatar dengan menutup perbatasan dan membatalkan penerbangan.

Baca: Tentara Turki Tiba di Qatar untuk Latihan Gabungan

Hal itu menyusul pemutusan diplomatik dengan Qatar yang dianggap melindungi kelompok radikalisme.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Saham Syariah Tahan Guncangan Ekonomi

Saham Syariah Tahan Guncangan Ekonomi

Pendiri Pasar Muamalah Zaim Saidi Divonis Bebas

Pendiri Pasar Muamalah Zaim Saidi Divonis Bebas

Kekerasan Anak Marak, Penegak Hukum Jangan Ragu Jatuhkan Hukuman Maksimal

Kekerasan Anak Marak, Penegak Hukum Jangan Ragu Jatuhkan Hukuman Maksimal

Anggota TNI-Polri Aktif Diingatkan Tugasnya bukan Berpolitik

Anggota TNI-Polri Aktif Diingatkan Tugasnya bukan Berpolitik

PKI Dinilai Berencana Buat Partai Baru

PKI Dinilai Berencana Buat Partai Baru

Baca Juga

Berita Lainnya