Ahad, 24 Januari 2021 / 10 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Wacana Perppu Pembubaran HTI, Gus Solah: Lebih Baik Melalui Pengadilan

KH Salahuddin Wahid.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wacana pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ditanggapi oleh KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) .

Menurut tokoh NU ini, pemerintah lebih baik mengikuti prosedur yang ada di undang-undang sekarang.

“Saya pikir lebih baik melalui pengadilan,” ujar Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang ini saat dihubungi hidayatullah.com Jakarta, baru-baru ini.

Sebab, lanjutnya, hal itu lebih demokratis.

Baca: Anggota Komisi III: Perppu Pembubaran HTI Bahaya, Bisa Menyasar Ormas Lain

Selain itu, kata dia, undang-undang yang ada sekarang ini sudah melalui proses yang panjang. Dan pemerintah juga ikut dalam proses tersebut.

Diketahui, pemerintah tengah dalam tahap finalisasi untuk membubarkan ormas HTI yang dianggap anti-Pancasila. Salah satu wacana yang berhembus adalah dengan menerbitkan Perppu.

Baca: KSHUMI Menduga ‘Perppu Pembubaran HTI’ Menyimpangi UU Ormas

Terkait itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly diwarta media mengatakan, opsi penggunaan Perppu itu masih dalam tahap pembahasan. Komisi III DPR RI membidangi persoalan Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Keamanan.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Syabab Hidayatullah Diminta Kelola Pemuda di Kampus, Masjid, dan Luar Negeri

Syabab Hidayatullah Diminta Kelola Pemuda di Kampus, Masjid, dan Luar Negeri

Pemerintah Harus Stop TKA Asing Non Skilled

Pemerintah Harus Stop TKA Asing Non Skilled

Kronologis Kasus Sunni-Syiah Sampang Temuan Ulama Bassra

Kronologis Kasus Sunni-Syiah Sampang Temuan Ulama Bassra

Ahmad Syaikhu Jadi Presiden PKS, Habib Aboe Bakar sebagai Sekjen

Ahmad Syaikhu Jadi Presiden PKS, Habib Aboe Bakar sebagai Sekjen

Hasyim Muzadi Apresiasi Putusan MK soal BP Migas

Hasyim Muzadi Apresiasi Putusan MK soal BP Migas

Baca Juga

Berita Lainnya