Selasa, 19 Januari 2021 / 5 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Dandim 0905 Balikpapan: Pesan Panglima TNI, Ulama Terbukti Membela NKRI

masykur/hidayatullah.com
Komandan Kodim 0905 Balikpapan, Letnan Kolonel Infanteri Hendri Wijaya, bersama warga dan santri di Masjid Ar-Riyadh, Teritip, Balikpapan, Kaltim, Selasa (13/06/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Musuh utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah mereka yang tidak ingin melihat rakyat Indonesia bersatu.

Sebaliknya, sebagai mayoritas, umat Islam menempati barisan terdepan dalam memperjuangkan keutuhan NKRI selama ini.

Pernyataan itu disampaikan oleh Komandan Kodim 0905 Balikpapan, Letnan Kolonel Infanteri Hendri Wijaya, dalam silaturahim dengan masyarakat Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (13/06/2017).

Baca: Panglima TNI: Indonesia Tanpa Umat Islam Bukan Indonesia

Dalam silaturahim yang digelar di Masjid Agung Ar-Riyadh tersebut, Hendri menegaskan, umat Islam tak akan mengkhianati NKRI.

Sebabnya, menurut Hendri, selama ini umat Islam sudah membuktikan kecintaan dan perjuangannya membela negara.

“Itu tidak bisa dipungkiri. Sejak dulu rakyat dipimpin ulama dan tokoh masyarakat menjaga kedaulatan negeri ini,” ungkap Hendri yang juga pernah tugas di Ambon hingga Atambua itu.

Menurut Hendri, banyak nama ulama dan pejuang Islam yang pernah mengukir sejarah perjuangan bangsa, sejak masa penjajahan dahulu.

“Ada Diponegoro, Imam Bonjol, Agus Salim, M Hatta, Sutan Syahrir, Hamka, hingga Soekarno,” jelasnya lagi.

Baca: Panglima TNI: Ulama Faktor Penting Menjaga Keutuhan Indonesia

Dalam silaturahim perdana itu, Hendri yang baru dilantik sebagai Dandim tersebut juga menyampaikan pesan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk senantiasa melibatkan para ulama dan bergandengan dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Pak Panglima selalu berpesan itu, libatkan alim ulama. Sejak dulu mereka sudah buktikan cinta mereka terhadap NKRI,” ucap Panglima seperti ditirukan Hendri.

Adapun pihak yang ingin memecah belah, kata Hendri, itu karena mereka tak paham sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia.

Baca: Panglima TNI: Peran Dai Sangat Penting bagi NKRI

Dalam kesempatan silaturahim itu, Hendri sekaligus menghadiri penutupan acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang digelar oleh Kodim Balikpapan bekerja sama dengan Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak.

Berbagai ajang prestasi diperlombakan dalam kegiatan itu. Mulai dari lomba Hafalan al-Qur’an 1 juz, 5 juz, 10 juz, hingga lomba azan dan kaligrafi tingkat pendidikan dasar dan menengah.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Total peserta mencapai 150 orang lebih,” lapor Kaspan, ketua panitia, dalam sambutannnya.*

Rep: Masykur Abu Jaulah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

LUIS Minta Koreksi Perda Minuman Beralkohol

LUIS Minta Koreksi Perda Minuman Beralkohol

MUI Jabar Nilai Shalat Jumat Dua Sesi Tidak Sah

MUI Jabar Nilai Shalat Jumat Dua Sesi Tidak Sah

Alhamdulillah, Kerusakan di Pulau Simeuleu Tidak Terlalu Parah

Alhamdulillah, Kerusakan di Pulau Simeuleu Tidak Terlalu Parah

Din: Revisi UU KPK Menghianati Amanah Reformasi

Din: Revisi UU KPK Menghianati Amanah Reformasi

Panglima TNI: Semangat Kebangsaan Sejalan dengan Ajaran Islam

Panglima TNI: Semangat Kebangsaan Sejalan dengan Ajaran Islam

Baca Juga

Berita Lainnya