Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ulama Didorong Pro-Aktif Memberi Penafsiran Murni soal Pancasila

Ketua Umum DPP Hidayatullah, Nashirul Haq, dalam sambutannya pada pembukaan Rakernas XIII Baitul Maal Hidayatullah (BMH).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Terkait Pancasila sebagai dasar negara, para ulama dan cendekiawan Muslim didorong perlu pro-aktif memberi spirit dan penafsiran otentik (murni) sesuai pemahaman tokoh Islam yang merumuskannya.

“Ketuhanan Yang Maha Esa, misalnya, harus dimaknai tauhid dalam Islam sebagaimana ditegaskan oleh KH Wahid Hasyim, Ki Bagus Hadikusuma, KH Abdul Kahar Muzakkir ketika mereka menerima perubahan tujuh kata dalam Piagam Jakarta,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Nashirul Haq.

Demikian disampaikannya saat mengisi materi dalam Workshop “Pengembangan Pendidikan Bela Negara di Pesantren” gelaran Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama Republik Indonesia (Puslitbang Kemenag RI) di Makassar, Sulawesi Selatan, baru-baru ini.

Ia menerangkan, beberapa kata kunci di dalam naskah Pancasila seperti Adil, Beradab, Hikmat, Permusyawaratan dan Perwakilan adalah istilah yang berasal dari Islam sehingga perlu diberi tafsiran dan muatan yang tepat.

Selain itu, Nashirul menilai ajaran jihad yang dikaji dalam kitab-kitab klasik di pesantren butuh kontekstualisasi.

Jihad menurutnya harus dimaknai secara luas, komprehensif dan kontekstual. Tidak boleh serampangan.

Beberapa bentuk jihad dapat diprioritaskan berdasarkan kondisi dan kebutuhan, tukasnya.

“Dalam konteks pesantren misalnya, jihadun nafsi yang meliputi jihad mempelajari ajaran Islam, mengamalkan, dan mendakwahkannya merupakan prioritas utama,” ujarnya.*

Rep: Ainuddin Chalik
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah akan Dibatasi Kepemilikan Waralaba

Pemerintah akan Dibatasi Kepemilikan Waralaba

Pesan Terbuka KH Lutfhi Bashori untuk Prabowo-Sandi

Pesan Terbuka KH Lutfhi Bashori untuk Prabowo-Sandi

Banjir Papua, 63 Orang Meninggal, Korban terus bertambah

Banjir Papua, 63 Orang Meninggal, Korban terus bertambah

Agar Aman, Tegakkan Syariat Islam Lewat Konstitusi

Agar Aman, Tegakkan Syariat Islam Lewat Konstitusi

Hujan Es di Yogyakarta, Pohon Tumbang Menimpa Rumah Guru

Hujan Es di Yogyakarta, Pohon Tumbang Menimpa Rumah Guru

Baca Juga

Berita Lainnya