Umat Dinilai Didzalimi, GNPF MUI Serukan Lakukan Qunut Nazilah

Bachtiar Nasir meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mengambil langkah-langkah serius guna menghentikan dugaan kriminalisasi terhadap ulama, tokoh oposisi maupun aktivis Islam.

Umat Dinilai Didzalimi, GNPF MUI Serukan Lakukan Qunut Nazilah
Bilal Tadzkir/hidayatullah.com

Terkait

Hidayatullah.com– Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI KH Bachtiar Nasir mengatakan, pihaknya mengapresiasi gerakan berbagai elemen umat Islam dalam rangka menegakkan keadilan hukum dan keadilan sosial secara legal konstitusional.

Karenanya, Bachtiar juga menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk tetap bersungguh-sungguh bermunajat kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan melaksanakan qunut nazilah, guna memperoleh jalan keluar dari kedzaliman yang dinilai terus-menerus menimpa umat Islam belakangan ini.

“Dan tetap siap merapatkan diri untuk menghadiri mobilisasi umum aksi damai bela Islam dalam upaya amar makruf nahi mungkar, melawan ketidakadilan hukum dan ketidakadilan sosial khususnya terhadap umat Islam, sebagaimana aksi-aksi bela Islam yang selama ini telah berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima hidayatullah.com di Jakarta, Selasa (06/06/2017).

Baca: Banyak Fitnah, Persatuan Imam Masjid Ajak Seluruh Imam Mengunakan Qunut Nazilah

Bachtiar mengungkapkan, GNPF turut menyeru kepada seluruh elemen bangsa Indonesia untuk tidak mudah terbawa arus jargon-jargon politik yang terkesan bagus dan penting, padahal tidak memiliki relevansi terhadap penguatan eksistensi umat beragama.

“Bahkan membuka celah disintegrasi serta konflik SARA yang lebih luas,” imbuhnya.

Selain itu, ia meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mengambil langkah-langkah serius guna menghentikan dugaan kriminalisasi terhadap ulama, tokoh oposisi maupun aktivis Islam.

Baca: Amien Rais: Terhadap Pemimpin Dzalim, Kita Lawan!

Termasuk mendorong penegakan hukum oleh aparat kepolisian yang berkeadilan berdasarkan due process of law (proses hukum yang adil. Red), profesionalisme, dan menjunjung tinggi HAM.

“Serta menghentikan orkestra labelling (pelabelan) terhadap umat Islam seolah-olah umat Islam adalah pihak yang anti Pancasila, anti keberagaman atau kebhinekaan, dan anti NKRI,” pungkas Bachtiar.*

Rep: Yahya G Nasrullah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !