Dompet Dakwah Media

Jika ‘Kriminalisasi’ Ulama Tak Disetop, Mosi Tak Percaya atas Pemerintah akan Digulirkan

Presidium Alumni 212 akan mendesak dilakukannya Sidang Istimewa MPR untuk meminta pertanggungjawaban Presiden atas tindakan dugaan kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran hukum.

Jika ‘Kriminalisasi’ Ulama Tak Disetop, Mosi Tak Percaya atas Pemerintah akan Digulirkan
Muhammad Abdus Syakur/Hidayatullah.com
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, pucuk pemerintahan Indonesia saat ini.

Terkait

Hidayatullah.com– Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo mengatakan, pihaknya akan melakukan gerakan perlawanan konstitusional jika ‘kriminalisasi’ ulama terus berlanjut.

Di antara upaya itu, terang Sambo, mendesak Tim Invetigasi Komnas HAM untuk segera mengeluarkan rekomendasi penyelidikan dugaan pelanggaran HAM secara sistematis oleh pemerintah kepada para ulama dan aktivis.

Kemudian, membawa hasil rekomendasi tersebut kepada DPR, dan mendesak agar dilakukannya Sidang Istimewa MPR untuk meminta pertanggungjawaban Presiden atas tindakan dugaan kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran hukum.

Baca: Presidium Alumni 212 Minta Presiden Hentikan Kegaduhan, Setop ‘Kriminalisasi’ Ulama

Selain itu, Sambo menambahkan, pihaknya juga akan menggalang kekuatan umat dengan melakukan aksi damai bela ulama dan mosi tidak percaya kepada pemerintah. Karena, Presiden dinilai telah melanggar sumpah untuk menegakkan hukum dan konstitusi serta konstitusional dengan sebenar-benarnya.

“Kita akan lakukan secara konstitusional, tidak boleh ada darah tertumpah sebagaimana pesan Habib Rizieq Shihab,” ujarnya dalam konferensi pers di Masjid Baiturrahman, Jakarta, Rabu (31/05/2017).

Baca: Indonesia Diserbu Buruh Asing, KAMMI Tuntut Mosi Tidak Percaya pada Jokowi

Ia mengungkapkan, pihaknya juga akan menggelar tabligh akbar, istighosah, dan dzikir bersama di berbagai tempat. Termasuk menyiapkan rencana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dengan pengerahan massa di bandara.

“Waktu kepulangannya belum ditentukan, tapi akan dilaksanakan jika kita sudah siap menyambut beliau (Habib Rizieq),” tandas Sambo.

Terakhir, Presidium Alumni 212, lanjutnya, meminta agar aparat keamanan baik Polri dan TNI agar berlaku netral dan tidak menjadi alat kekuasaa rezim penguasa.*

Rep: Yahya G Nasrullah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !