Senin, 25 Januari 2021 / 11 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Jika ‘Kriminalisasi’ Ulama Tak Disetop, Mosi Tak Percaya atas Pemerintah akan Digulirkan

Muhammad Abdus Syakur/Hidayatullah.com
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, pucuk pemerintahan Indonesia saat ini.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo mengatakan, pihaknya akan melakukan gerakan perlawanan konstitusional jika ‘kriminalisasi’ ulama terus berlanjut.

Di antara upaya itu, terang Sambo, mendesak Tim Invetigasi Komnas HAM untuk segera mengeluarkan rekomendasi penyelidikan dugaan pelanggaran HAM secara sistematis oleh pemerintah kepada para ulama dan aktivis.

Kemudian, membawa hasil rekomendasi tersebut kepada DPR, dan mendesak agar dilakukannya Sidang Istimewa MPR untuk meminta pertanggungjawaban Presiden atas tindakan dugaan kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran hukum.

Baca: Presidium Alumni 212 Minta Presiden Hentikan Kegaduhan, Setop ‘Kriminalisasi’ Ulama

Selain itu, Sambo menambahkan, pihaknya juga akan menggalang kekuatan umat dengan melakukan aksi damai bela ulama dan mosi tidak percaya kepada pemerintah. Karena, Presiden dinilai telah melanggar sumpah untuk menegakkan hukum dan konstitusi serta konstitusional dengan sebenar-benarnya.

“Kita akan lakukan secara konstitusional, tidak boleh ada darah tertumpah sebagaimana pesan Habib Rizieq Shihab,” ujarnya dalam konferensi pers di Masjid Baiturrahman, Jakarta, Rabu (31/05/2017).

Baca: Indonesia Diserbu Buruh Asing, KAMMI Tuntut Mosi Tidak Percaya pada Jokowi

Ia mengungkapkan, pihaknya juga akan menggelar tabligh akbar, istighosah, dan dzikir bersama di berbagai tempat. Termasuk menyiapkan rencana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dengan pengerahan massa di bandara.

“Waktu kepulangannya belum ditentukan, tapi akan dilaksanakan jika kita sudah siap menyambut beliau (Habib Rizieq),” tandas Sambo.

Terakhir, Presidium Alumni 212, lanjutnya, meminta agar aparat keamanan baik Polri dan TNI agar berlaku netral dan tidak menjadi alat kekuasaa rezim penguasa.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

TPM:  IHH ke Indonesia karena Merasa Terganggu

TPM: IHH ke Indonesia karena Merasa Terganggu

Ini 3 Hal yang Diminta Habib Rizieq Kepada Pemerintah

Ini 3 Hal yang Diminta Habib Rizieq Kepada Pemerintah

MIUMI: Hubungan Negara – Agama Tak Boleh Terpisahkan

MIUMI: Hubungan Negara – Agama Tak Boleh Terpisahkan

Survei LKSP: Muhammadiyah dan PKS Dinilai Lebih Peduli Saat Pandemi

Survei LKSP: Muhammadiyah dan PKS Dinilai Lebih Peduli Saat Pandemi

Aher Luncurkan Gerakan “Jabar Menghafal” Al Quran untuk Siswa

Aher Luncurkan Gerakan “Jabar Menghafal” Al Quran untuk Siswa

Baca Juga

Berita Lainnya