Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ranu Muda dan Sejumlah Tokoh LUIS Divonis Bebas

Mahladi/hidayatullah.com
Ranu Muda dalam persidangannya di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah (21/03/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Jurnalis Muslim, Ranu Muda Adi Nugroho, yang beberapa waktu lalu sempat mendekam di penjara selama 5 bulan lebih atas tuduhan terkait aksi di Social Kitchen, Solo, kini bisa menghirup udara bebas.

Ranu dan para tokoh pimpinan Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), ditangkap pada akhir Desember 2016 lalu. Hari ini, Rabu (31/5/2017), menjalani proses persidangan terakhirnya di Pengadilan Negeri Semarang, Jalan Siliwangi 512, Semarang, Jawa Tengah.

Kuasa hukum Ranu sebelumnya pernah beberapa kali menempuh proses penangguhan penahanan, dengan jaminan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, namun berkali-kali pula ditolak aparat kepolisian.

Baca: Pemuda Muhammadiyah: Kriminalisasi Ranu Potret Ketidakadilan yang Menyayat Hati

Jaksa Umar Dhani dalam dakwaannya di persidangan menjerat para tokoh LUIS; Edi Lukito, Joko Sutarto, Endro Sudarsono, Yusuf Suparno, Suparwoto, Mujiono Laksito,Mulyadi, dan wartawan Ranu Muda Adi Nugroho dengan sejumlah pasal berlapis.

Kedelapan orang tersebut didakwa Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 169 KUHP tentang permufakatan jahat, Pasal 406 tentang pengrusakan, serta Pasal 167 tentang masuk ke rumah tanpa izin.

Kemudian, dalam persidangan berikutnya dalam tuntutan yang dibacakan bergantian oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Slamet Margono, Umar Dani, dan Saptandi dalam sidang, menuntut Ranu dan para tokoh pimpinan LUIS dengan hukuman 6 bulan penjara.

Baca: Ketika Zafa Memendam Rindu kepada Ranu

Namun, PN Semarang menjadi saksi, dimana menurut Ketua Majelis Hakim, Pudji Widodo, menyatakan tidak ada unsur yang bisa membuktikan lima pasal dakwaan JPU.

“Pasal yang menjerat kedelapan terdakwa secara sah tidak terbukti, karena unsur yang terkait termasuk saksi-saksi yang dihadirkan Social Kitchen tidak melihat terdakwa melakukan perbuatan tersebut,” ujarnya sebagai rilis diterima hidayatullah.com Rabu sore.

Usai mendengar putusan hakim, Ranu bersama para tokoh LUIS kemudian melakukan sujud syukur. Mereka bergembira karena divonis bebas murni dan bisa pulang ke rumah hari ini juga, untuk bertemu keluarga mereka.* [SY]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Metode Hisab Dapat Satukan Kalender Hijriyah Internasional

Metode Hisab Dapat Satukan Kalender Hijriyah Internasional

Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits Tingkat Nasional Kembali Digelar

Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits Tingkat Nasional Kembali Digelar

Warga Sambut Bebasnya Pemain Timnas Palestina, Mahmoud Sarsak

Warga Sambut Bebasnya Pemain Timnas Palestina, Mahmoud Sarsak

Habis Pertanyakan Penembakan Anggota FPI, HP Fadli Zon Diserang

Habis Pertanyakan Penembakan Anggota FPI, HP Fadli Zon Diserang

Toleransi Agama dalam Perspektif Sīrāh Nabawiah [2]

Toleransi Agama dalam Perspektif Sīrāh Nabawiah [2]

Baca Juga

Berita Lainnya