Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kepolisian Dinilai Represif, KAMMI Laporkan Kapolres Jakpus ke Propam Mabes Polri

Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com
[Ilustrasi] Aksi KAMMI menolak kenaikan tarif BBM di Jakarta tahun 2012.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) didampingi kuasa hukum dari Pusat Advokasi Hak Asasi Manusia (PAHAM) Jakarta melaporkan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto ke Propam Mabes Polri, Rabu (31/05/2017).

Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nur Rakhman mengatakan, pelaporan tersebut merupakan buntut dari tindakan represif aparat kepada massa KAMMI saat berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, pekan lalu.

Kartika menyebut, ia dan empat orang korban lain meminta keadilan atas tindakan brutal aparat kepolisian, terutama Kapolres Jakpus Suyudi Ario Seto, yang bersikeras memerintahkan pasukannya membubarkan unjuk rasa damai KAMMI tersebut.

Baca: Aliansi Mahasiswa: Musuh Kami Bukan Aparat tapi Ketidakadilan

“Kami menuntut keadilan atas tindakan represif aparat kepolisian, terutama Kapolres Suyudi, yang nyata-nyata tebang pilih dalam mengawal unjuk rasa. Kami minta Kapolres Jakpus dan Kapolda Metro Jaya dicopot,” ujarnya dalam keterangan yang diterima hidayatullah.com hari ini.

Ketua PP KAMMI Bidang Kebijakan Publik yang juga pimpinan aksi, Riko P Tanjung menambahkan, ketidakadilan aparat sangat terlihat. Karena, jelasnya, pada waktu yang sama juga ada aksi di depan Balaikota DKI yang dibiarkan hingga pukul 20.00 malam waktu Jakarta.

Namun, terhadap aksi KAMMI, terangnya, aparat bersikeras membubarkan bahkan dengan cara yang represif. Riko mengungkapkan, pihaknya mempunyai bukti kuat tindakan represif aparat kepolisian tersebut.

Baca: Aliansi Mahasiswa Desak Kepolisian Hentikan Cara Represif Hadapi Aksi

“Kita membawa bukti rekaman saat kejadian berupa video dan foto-foto, video dan foto ini juga viral di social media. Termasuk hasil visum terhadap korban,” jelasnya.

Sebelumnya, ratusan massa KAMMI menggelar aksi unjuk rasa menuntut janji pengusutan tuntas kasus-kasus korupsi seperti BLBI yang merugikan negara hingga triliunan rupiah, Bailout Bank Century, dan terbaru skandal kasus e-KTP.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Lolos Perwakilan DPD,  Fahira Idris Dirikan Rumah Aspirasi

Lolos Perwakilan DPD, Fahira Idris Dirikan Rumah Aspirasi

Jelang Ramadhan, Masjid di Jatinegara Justru Digusur

Jelang Ramadhan, Masjid di Jatinegara Justru Digusur

Kemenag: Soal “Good Looking” itu Hanya Ilustrasi

Kemenag: Soal “Good Looking” itu Hanya Ilustrasi

Lima Guru Amerika Belajar Kurikulum dan Manajemen Pesantren

Lima Guru Amerika Belajar Kurikulum dan Manajemen Pesantren

PPP Tekankan Kesamaan Sikapi Wacana Parpol Islam Tunggal

PPP Tekankan Kesamaan Sikapi Wacana Parpol Islam Tunggal

Baca Juga

Berita Lainnya