Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kepolisian Diminta Usut Kasus Pemfitnahan atas Ulama di Medsos

bilal tadzkir/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Para ulama pengurus GNPF MUI pada Aksi Bela Islam III atau Aksi Bela Ulama di Monas, Jakarta, Jumat (02/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI bersama ormas Islam bersepakat, akan menempuh jalur hukum atas siapa saja yang melakukan fitnah dan penghinaan kepada ulama di media sosial.

“Kita akan mengambil sikap yang tegas dan jelas. Yakni jalur konstitusional yang berlaku,” ujar anggota Tim Advokasi GNPF Kapitra Ampera di AQL Islamic Center, Jakarta, baru-baru ini.

Ia mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya meminta agar kepolisian mengusut beberapa nama untuk diperiksa.

Baca: Mewaspadai Fitnah Penguasa di Akhir Zaman

Di antaranya, terang dia, adalah Denny Siregar yang mengatakan ada 15 episode mengenai “chat seks” yang dikait-kaitkan dengan Ketua Dewan Pembina GNPF, Habib Rizieq Shihab.

“Kita minta Denny Siregar diperiksa sebagai saksi atas pengetahuan yang ketahui,” ungkapnya.

Selain itu, Tim Advokasi juga meminta kepolisian menyelidiki Philips Joeng yang diduga pertama kali menyebarkan tuduhan “chat seks” di internet.

Termasuk, lanjutnya, yang juga akan dilaporkan adalah situs Gerilyapolitik.com terkait pemberian informasi palsu, dan mem-viral-kan pertama kali konten yang diduga fitnah terhadap Habib Rizieq.

Baca: Banyak Fitnah, Persatuan Imam Masjid Ajak Seluruh Imam Mengunakan Qunut Nazilah

“Kita sepakat untuk melaporkan dan meminta aparat merespon. Tim Advokasi akan melakukan pendampingan kepada tokoh atau ormas yang melapor. Saat ini sudah 700 advokat yang terdaftar,” jelasnya.

Ia mengimbau agar siapapun menghentikan segala propaganda, diskriminasi, serta tuduhan yang tidak benar. Dan siap menempuh jalur hukum terhadap info yang disebarkan.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Panita Konferensi Gay dan Lesbian Yakin Acara Bisa Diselenggarakan

Panita Konferensi Gay dan Lesbian Yakin Acara Bisa Diselenggarakan

Pelibatan TNI Lewat Revisi UU Terorisme Dinilai Kurang Tepat

Pelibatan TNI Lewat Revisi UU Terorisme Dinilai Kurang Tepat

Program Majelis Qur’an IKADI Diluncurkan

Program Majelis Qur’an IKADI Diluncurkan

Pengangkatan Anak Perempuan Sultan Hamengkubuwono Sebagai Putra Mahkota Dinilai Dominan Nuansa Politis

Pengangkatan Anak Perempuan Sultan Hamengkubuwono Sebagai Putra Mahkota Dinilai Dominan Nuansa Politis

Wapres Hari Ini Dijadwalkan Buka International Zakat Conference

Wapres Hari Ini Dijadwalkan Buka International Zakat Conference

Baca Juga

Berita Lainnya