Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dewan Dakwah Kirim 100 Dai Ramadhan ke Pedalaman

Bagikan:

Hidayatullah.com—Menyambut bulan Ramadhan yang berkah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengirimkan puluhan dai ke wilayah pedalaman.

Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Moh Siddik, mengungkapkan, lebih 100 dai ditugaskan untuk mendampingi masyarakat guna memakmurkan Ramadhan 1438 H.

Para dai muda tersebut merupakan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir Jakarta dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Metro (Lampung), Sambas (Kalbar), serta Kupang (NTT).

STID dan ADI merupakan lembaga pendidikan kader dakwah yang dikelola Dewan Dakwah.

Baca: Butuh “Motor-Dakwah” Tangguh Bagi Dai Pedalaman

Ketua Bidang Pendidikan Dewan Dakwah, Dr Mohammad Noer, menjelaskan, lokasi penempatan dai dipilih berdasarkan masukan dari peserta Kafilah Dakwah dan stake-holder kampus lainnya. Ia menambahkan, daerah yang dipilih terkategori daerah pedesaan, pedalaman, muslim minoritas, daerah transmigrasi, perbatasan, dan daerah yang secara umum minus kondisinya.

Pengelepasan Kafilah Dakwah secara nasional dilakukan pada Senin, 22 Mei 2017, di Masjid Al Furqon, Jakarta Pusat.

Hadir dalam acara tersebut, jajaran pengurus pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, STID M Natsir, LAZIS Dewan Dakwah, dan para peserta Program Kafilah Dakwah.

Selasa (23/05/2017), sebanyak 74 dai mahasiswa STID Natsir Jakarta secara berkelompok berangkat ke tempat tugas di Pulau Sikakap, Kepulauan Mentawai (Sumbar), Pulau Terong dan Lingga (Kepri), Meranti (Riau), Buleleng (Bali), Demak (Jateng), Alor dan Adonara (NTT), Pulau Tobelo Halmahera Utara (Maluku Utara), dan Pamekasan (Madura).

Baca: Posdai Distribusikan Amanah 13 Motor untuk Aktifitas Dai Pedalaman

Sedang 25 mahasiswi mendampingi warga di Desa Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah.

Ketua LAZIS Dewan Dakwah Lampung, Ustadz Sonhaji, mengatakan, sebanyak 13 mahasiswa ADI Metro, Lampung, ditugaskan menyebar di Desa Pancasila, Natar (Lampung Selatan), Jojok, Pekalongan (Lampung Timur), Tiyas Bangun, Trimurjo, dan Mekar Harjo (Lampung Tengah),  serta Pesawaran.

Sedang 16 dai ADI Kupang ditempatkan di 10 kecamatan, seperti Metamauk yang merupakan perbatasan Timor Leste dan Indonesia. Juga di perkampungan Boneanak 1-4 yang dihuni warga eks-Timtim, serta Kampung Muallaf Oesalaen di Pulau Semau.

Para dai mahasiswa bertugas membina spiritual masyarakat setempat, juga melakukan advokasi kebutuhan sosial-ekonominya.

‘’Mereka juga mengajak warga setempat menghidupkan Ramadhan dengan amal ibadah,’’ terang Ketua STID Mohammad Natsir, Ustadz Dwi Budiman.

Baca: Puluhan Tahun Dakwah di Pedalaman, Dai-dai Ini Diberangkatkan Umrah

Sebelum diberangkatkan, para peserta Program Kafilah Dakwah mengikuti pelatihan pembekalan yang diselenggarakan di kampus masing-masing. Materi pelatihan meliputi orientasi dan pemetaan dakwah, komunikasi massa, penyusunan progress and reporting, dan pelatihan lifeskill praktis.

Untuk mendukung kerja dakwah para dai pedalaman tersebut, LAZIS Dewan Dakwah mengajak masyarakat menyalurkan zakat dan infak melalui program-program seperti ifthar (bukber) Ramadhan, santunan sembako, bingkisan Idul Fitri, wakaf Quran, pelatihan ketrampilan, pesantren kilat, dan Mabit Itikaf Lailatul Qodar.*/Nurbowo

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ketua MUI: Pancasila Jerih Payah Umat Islam

Ketua MUI: Pancasila Jerih Payah Umat Islam

MUI Keberatan Aturan Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19, Minta Pemerintah Indonesia Protes Srilangka

MUI Keberatan Aturan Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19, Minta Pemerintah Indonesia Protes Srilangka

Karya Ulama Indonesia Perlu Diterjemahkan Ke Bahasa Asing

Karya Ulama Indonesia Perlu Diterjemahkan Ke Bahasa Asing

Pengamat: Situasi Internasional Menekan Jokowi Bentuk Kabinet Aman

Pengamat: Situasi Internasional Menekan Jokowi Bentuk Kabinet Aman

Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Mencuat Sejumlah Nama “Calon”

Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Mencuat Sejumlah Nama “Calon”

Baca Juga

Berita Lainnya