Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Anggota Komisi I: Pemerintah Harus Profesional dan Transparan Jalankan UU Pers

Ali Muhtadin/hidayatullah.com
Ketua Pansus RUU Minol yang juga anggota Komisi I DPR Arwani Thomafi.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menurut anggota Komisi I DPR RI, Arwani Thomafi, seorang jurnalis yang sedang melakukan tugas tidak bisa diberikan konsekuensi hukum.

“Apalagi dituduh melakukan tindakan yang di luar dilakukan teman media sendiri,” ungkapnya saat menjadi narasumber pada Diskusi Publik bertema “Ranu dan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis” di Hotel Sofyan Betawi, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (21/05/2017).

Jika itu sering dilakukan aparat hukum, tegas Arwani, maka ini akan mengganggu kebebasan sendiri.

Baca: Tantangan Kerja Jurnalis Tak Hanya Kekerasan dan Kriminalisasi di Lapangan

Baca: Tangkap Jurnalis, Kepolisian Dinilai Ancam Demokrasi dan Kebebasan Pers

Arwani juga menyatakan, kebebasan pers yang dijamin undang-undang harus dilakukan secara profesional dan transparan oleh penegak hukum dan pemerintah.

Sehingga, lanjutnya, tidak ada lagi kejadian yang pada dasarnya seorang wartawan melaksanakan tugas tapi dituduh di luar melaksanakan tugas.

Arwani mengatakan, perlu dilakukan langkah advokasi untuk mencegah terjadinya hal serupa.

“Posisi kami (Komisi I) tentu sangat terbuka untuk mendapatkan informasi sebenarnya terhadap beberapa hal yang berhubungan dengan tanggung jawab UU Pers ini,” pungkas Arwani.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Politisi PKS: Pemerintah Gagal Urus BPJS Melanggar HAM

Politisi PKS: Pemerintah Gagal Urus BPJS Melanggar HAM

Masyarakat Bogor Unjuk Rasa Tolak LGBT

Masyarakat Bogor Unjuk Rasa Tolak LGBT

Menag Tegaskan Misi Kemanusiaan Agar Steril dari Upaya Pemurtadan

Menag Tegaskan Misi Kemanusiaan Agar Steril dari Upaya Pemurtadan

Erupsi Anak Gunung Krakatau, Kolom Abu 1.000 Meter

Erupsi Anak Gunung Krakatau, Kolom Abu 1.000 Meter

Arifin Ilham: Penyerangan Semakin Buka Kedok Kesesatan Syiah

Arifin Ilham: Penyerangan Semakin Buka Kedok Kesesatan Syiah

Baca Juga

Berita Lainnya