Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kementan Mengaku Antisipasi Pedagang Mainkan Harga Jelang Ramadhan

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Sebuah pasar sembako di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kementerian Pertanian (Kementan) akan menyediakan posko pemantau harga pangan, seperti bawang putih, cabai, dan komoditas lainnya di pasar induk, salah satunya Kramat Jati, Jakarta, guna memastikan pedagang tidak memainkan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H.

“Nanti di sini akan ada posko untuk memantau harga di dalam, seperti bawang putih. Tidak hanya bawang putih, macam-macam ada harga cabai juga,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Sri Wijayanti Yusuf di Jakarta, Kamis (18/05/2017) dikutip Antara.

Menurut Sri, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, setelah perusahaan importir sepakat mendatangkan dua kontainer bawang putih impor secara berturut-turut untuk menekan gejolak harga.

Baca: YLKI Desak Pemerintah Turunkan Harga Sembako dan Daging

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggelar operasi pasar dengan memasok bawang putih impor dari China sebanyak dua kontainer, yang masing-masing berisi 29 ton untuk dijual ke pedagang seharga Rp 25.000 per kg.

Mentan mengimbau seluruh pengusaha, baik skala besar, kecil dan menengah, untuk tetap menjaga harga bawang tidak fluktuatif jika sebelumnya harga di level konsumen berkisar Rp 45.000 sampai Rp 55.000 per kg.

“Tadi pagi harga turun yang biasanya Rp 45 ribu nanti kita jual Rp 25 ribu per kilogram, artinya turun 44 persen. Dan perusahaan yang mengirim bawang putih ke pasar Induk Kramat Jati, setiap hari sesuai laporan minimal dua kontainer setiap hari. Tidak ada alasan harga naik bergejolak,” ungkapnya saat mengggelar operasi pasar di Pasar Kramat Jati, Rabu (17/05/2017).

Baca: Harga Sembako Naik, DPR: Pemerintah Harus Antisipatif

Sementara itu, Sri menjelaskan para importir bawang putih yang terdaftar di Kementerian Perdagangan akan memasok sebesar 7.600 ton bawang putih untuk didistribusikan ke pasar selama Mei dan Juni, guna memenuhi kebutuhan pangan saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini.

Ketua Asosiasi Pengusaha Bawang Putih Indonesia (APBPI) Piko Nyoto Setiadi mengatakan, sementara ini baru dua kontainer yang memasok bawang putih ke Pasar Induk Kramat Jati. Nantinya total bawang putih yang akan dikirim berturut-turut sebanyak 11 kontainer.

“Baru dua kontainer di Pasar Kramat Jati. Ada juga di Surabaya. Nanti akan dikirim berturut-turut hingga sebelum Lebaran dari PT Citra Gemini Mulya. Ada 11 kontainer totalnya,” ujar Piko.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Soal Radikalisme Akan Jadi Topik Pembahasan Dalam Ijtima’ Ulama

Soal Radikalisme Akan Jadi Topik Pembahasan Dalam Ijtima’ Ulama

Bangun Bangsa Cerdas-Bermoral, FSLDK Gelar Seminar di 20 Daerah

Bangun Bangsa Cerdas-Bermoral, FSLDK Gelar Seminar di 20 Daerah

Media Siber Diharap Hindari Penyajian Berita Cepat Tapi Tak Akurat

Media Siber Diharap Hindari Penyajian Berita Cepat Tapi Tak Akurat

Bawaslu Putuskan KPU Melanggar, Perintahkan Perbaiki Input Situng

Bawaslu Putuskan KPU Melanggar, Perintahkan Perbaiki Input Situng

Saksi Sidang ke 7 Kasus Ahok Buktikan Bukan Masalah Pilkada

Saksi Sidang ke 7 Kasus Ahok Buktikan Bukan Masalah Pilkada

Baca Juga

Berita Lainnya