Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

API Jabar: Hari Ini Wibawa Hukum Indonesia Ditentukan

Ali Muhtadin/hidayatullah.com
Ketua Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar), Abdul Hadi, dalam aksi kawal sidang vonis Ahok di Jaksel, Selasa (09/05/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar), Abdul Hadi, menyatakan bahwa hari ini, Selasa (09/05/2017), merupakan harapan jutaan umat Islam yang hadir dalam setiap Aksi Bela Islam ditentukan.

“Hari ini adalah harapan 7 juta umat Islam yang hadir (Aksi) 212,” katanya dalam orasinya di depan Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (09/05/2017) pagi.

Mereka datang ke situ untuk mengawal sidang vonis majelis hakim atas kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementan.

Hari ini pula, sambungnya, muka negeri Indonesia akan sangat dipertaruhkan berdasarkan keputusan hakim.

“Jika hakim memutuskan hukum berdasarkan intervensi, maka wibawa hukum Indonesia akan jatuh terjungkal hancur di mata umat Muslim dunia,” tegasnya.

Oleh karena itu, katanya, Abdul Hadi mendesak agar Majelis Hakim kasus Ahok harus berlaku dengan seadil-adilnya.

“Dalam konteks hukum yang mereka tulis mengatakan bahwa penista agama harus dihukum 5 tahun,” tandasnya.

Umat Islam, tegasnya, sudah pandai dan cerdas dalam memahami hukum.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pilih Pemimpin, Tiap Wilayah Didorong Bentuk Majelis Syuro

Pilih Pemimpin, Tiap Wilayah Didorong Bentuk Majelis Syuro

Cak Nun:  “Saya Tidak Mempertanggungjawabkan Apa-apa”

Cak Nun: “Saya Tidak Mempertanggungjawabkan Apa-apa”

Anggota DPR yang Reses Diimbau Bantu Tanggap Darurat Banjir

Anggota DPR yang Reses Diimbau Bantu Tanggap Darurat Banjir

Anggota Komisi I: Pemerintah Harus Profesional dan Transparan Jalankan UU Pers

Anggota Komisi I: Pemerintah Harus Profesional dan Transparan Jalankan UU Pers

PBNU Protes  Dubes Saudi, Cuitan Berbeda dengan Versi yang Dituduhkan

PBNU Protes Dubes Saudi, Cuitan Berbeda dengan Versi yang Dituduhkan

Baca Juga

Berita Lainnya