Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Apresiasi Tokoh Dakwah Al-Qur’an, Daarul Qur’an Siap Gelar Daqu Award

Niesky/hidayatullah.com
Konferensi pers Daarul Qur'an tentang Daqu Award 2017 di Tangerang, Banten, Ahad (07/05/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Tahun 2017 ini Daarul Qur’an (Daqu) memasuki usia ke-14. Beberapa kegiatan siap digelar dalam mengisi milad ke-14 tersebut. Salah satu yang terbaru adalah perhelatan Daqu Award, rencananya akan dilaksanakan  20 Mei 2017 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan.

Daqu Award digagas sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan bagi tokoh-tokoh, baik dalam dan luar negeri, yang dinilai telah memberikan inspirasi bagi perkembangan dakwah al-Qur’an di Indonesia.

“Kita menyadari bahwa banyak pelaku baik perorangan atau lembaga yang ikut terlibat dalam kegiatan dakwah yang tidak terlihat oleh masyarakat,” kata Tarmizi Ashidiq, Ketua Daarul Quran, saat acara Konfrensi Pers di Siti Hotel, Tangerang, Banten, Ahad (07/05/2017).

Sementara itu, Pendiri Daarul Qur’an Yusuf Mansur juga mengatakan, Daqu Award ini digelar sebagai bentuk terima kasih Daarul Qur’an terhadap tokoh dan masyarakat yang eksis terhadap dakwah al-Qur’an.

“Selama ini, kan, Daarul Qur’an yang sering dianugerahi penghargaan. Nah, sekarang sudah waktunya Daarul Qur’an memberikan penghargaan bagi tokoh dan masyarakat yang fokus dalam memperjuangkan dakwah al-Qur’an,”ujarnya.

Ada berbagai kategori yang akan dipilih dalam pelaksanaan Daqu Award, terbagi dalam dua kategori besar yakni kategori personal dan kategori lembaga.

Kategori personal yakni: Tokoh Internasional, mereka yang memberikan pengaruh luas pada dakwah al-Qur’an; Tokoh Pendidikan, mereka yang membangun lembaga yang konsen pada dakwah al-Qur’an; serta Tokoh Pengusaha, mereka yang membangun budaya al-Qur’an dalam perusahaannya.

Masih dalam kategori ini, yaitu: Tokoh Birokrat, mereka yang memiliki perhatian terhadap dakwah al-Qur’an dalam kebijakannya; Tokoh Penggerak, mereka yang menghidupkan dakwah al-Qur’an baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar; dan Kategori Inovasi dan Inspirasi, mereka yang berhasil menemukan metode mudah membaca atau menghafal al-Qur’an sekaligus menghasilkan kader-kader penghafal al-Qur’an.

Sementara untuk kategori lembaga, yaitu: pendidikan baik yang boarding maupun tidak, rumah tahfizh, media, dan pesantren.*

Rep: Niesky Abdullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Gerakkan Anak Muda Menjadi Dai dan Duta Wakaf

Gerakkan Anak Muda Menjadi Dai dan Duta Wakaf

Yazid Jawas: Yang terjadi di Mesir Kezaliman Penguasa

Yazid Jawas: Yang terjadi di Mesir Kezaliman Penguasa

Menuai Rumah Tuhan “ala Gereja Bethany”

Menuai Rumah Tuhan “ala Gereja Bethany”

JAS: Isu ISIS Berpotensi Singkirkan Penegakkan Syariat Islam

JAS: Isu ISIS Berpotensi Singkirkan Penegakkan Syariat Islam

Santri PP Karangasem Paciran Lamongan Kunjungi Redaksi Hidayatullah

Santri PP Karangasem Paciran Lamongan Kunjungi Redaksi Hidayatullah

Baca Juga

Berita Lainnya