Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Wasekjen MUI Menilai, Aksi 55 Dorong Penegakan Hukum dengan Hati Nurani

Imam Nawawi/hidayatullah.com
"Tegakkan Keadilan, Penjarakan Ahok!!!" tuntut pria lanjut usia ini di sela-sela mengikuti Aksi Bela Islam III di Jakarta, Jumat (02/12/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Amirsyah Tambunan mengaku, masih optimistis bahwa penegakan hukum di Indonesia ini masih berdasarkan hati nurani.

Meskipun, katanya, di tengah keanehan dan ketidakadilan, khususnya pada kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Karenanya, Amirsyah menilai, Aksi Simpatik 55 yang akan dilakukan oleh umat Islam, Jumat (05/05/2017) besok bertujuan mendorong penegakan hukum yang adil.

Baca: Jelang Aksi 55, Ketua GNPF Imbau Umat Jaga Keamanan, Kebersihan, dan Ketertiban

Ia juga menegaskan, bahwa aksi apapun jika sesuai aturan sifatnya adalah konstitusional dan dilindungi undang-undang.

“Menurut saya Aksi Simpatik 55 itu mendorong supaya konsisten menggunakan hati nurani untuk menegakkan hukum,” ujarnya kepada hidayatullah.com, ditemui di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (03/05/2017).

Pasalnya, terang Amirsyah, jika hukum tidak tegak dengan adil, ada kekhawatiran masyarakat mencari jalan hukum sendiri.

“Itu yang tidak boleh,” tukasnya.

Baca: Hidayatullah: Aksi Simpatik 55 Upaya Mendorong Penegakan Hukum yang Adil

Oleh karena itu, menurutnya, bangsa yang bermartabat adalah bangsa yang menegakkan hukum, dengan prinsip equality before the law (kesetaraan di mata hukum).

“Dan hukum itu harus tegas karena sifatnya untuk membuat jera si pelaku dan orang lain. Khawatir jika hukum dipermainkan akan menimbulkan kondisi yang buruk,” tandasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Harus Tingkatkan Pengawasan Vaksin

Pemerintah Harus Tingkatkan Pengawasan Vaksin

Prof Didin: Zakat ASN Tak Cukup Difasilitasi, Tapi Harus Diwajibkan

Prof Didin: Zakat ASN Tak Cukup Difasilitasi, Tapi Harus Diwajibkan

Usai Autopsi Jenazah Siyono, Muhammadiyah Akan Serahkan ke Komnas HAM

Usai Autopsi Jenazah Siyono, Muhammadiyah Akan Serahkan ke Komnas HAM

Pengamat: Indonesia Harus Menolak Ide Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Pengamat: Indonesia Harus Menolak Ide Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Prof Dr Anwar Nasution; Jika ingin jadi Bangsa Berdaulat, Bacalah Al-Qur’an

Prof Dr Anwar Nasution; Jika ingin jadi Bangsa Berdaulat, Bacalah Al-Qur’an

Baca Juga

Berita Lainnya