Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Bachtiar Nasir Jelaskan, Kenapa Aksi GNPF Selalu Hari Jumat dan Dimulai dari Masjid

IST.
Ilustrasi: Aksi Bela Islam III (atas), Aksi Bela Islam II (bawah).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustadz Bachtiar Nasir menjelaskan kenapa Aksi Bela Islam yang digagas selalu bertepatan dengan hari Jumat dan dimulai dari masjid.

Ia mengatakan, karena hari Jumat merupakan hari besarnya umat Islam. Sedangkan dimulai dari masjid karena pihaknya hanya mengharapkan pertolongan Allah Subhanahu Wata’ala.

“Kami datangi manusia itu hanya sebagai wasilah saja,” ujarnya di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (02/05/2017).

Baca: Aksi Simpatik 5 Mei, Shalat Jumat di Istiqlal dan Jalan Kaki ke MA

Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia ini mengungkapkan, pihaknya juga tidak ada niat dan rencana untuk makar menggulingkan penguasa, pun seandainya permohonan yang diajukan ditolak.

“Karena kami yakin, siapapun yang berkuasa selama dia adil akan tetap langgeng. Tetapi ketika sudah tidak adil, pasti akan tergulingkan. Siapapun dia dan apapun jabatannya,” ungkapnya.

Bachtiar menegaskan, dengan menggelar aksi di hari Jumat dan berangkat dari masjid, kemenangan akan diraih.

“Doa kami pasti dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala,” pungkasnya yakin.

Baca: “Kapan Lagi Bisa Merasakan Shalat Jumat seperti Aksi 212…”

GNPF MUI akan menggelar aksi yang disebut sebagai “Aksi Simpatik 55” besok lusa, Jumat (05/05/2017). Aksi ini antara lain untuk memberi dukungan kepada Majelis Hakim agar memutuskan secara adil kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Habibie: Imtak dan Iptek Refleksi dalam Kehidupan

Habibie: Imtak dan Iptek Refleksi dalam Kehidupan

Mahasiswi UGM Keluhkan Pembagian Kondom Gratis Depan Kampus

Mahasiswi UGM Keluhkan Pembagian Kondom Gratis Depan Kampus

MUI: Tidak Ada Tempat Perkawinan Sejenis

MUI: Tidak Ada Tempat Perkawinan Sejenis

Ingin Jakarta Lebih Islam, Jokowi Selenggarakan 1000 Bedug Meriahkan Malam Idul Adha

Ingin Jakarta Lebih Islam, Jokowi Selenggarakan 1000 Bedug Meriahkan Malam Idul Adha

Pemerintah Tolak Relawan Asing Bantu Sulteng karena Aturan ini

Pemerintah Tolak Relawan Asing Bantu Sulteng karena Aturan ini

Baca Juga

Berita Lainnya