Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Aksi Simpatik 5 Mei, Shalat Jumat di Istiqlal dan Jalan Kaki ke MA

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Konferensi Pers GNPF MUI di Tebet, Jakarta, Selasa (02/05/2017)
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), KH Bachtiar Natsir menyatakan, Aksi Simpatik yang akan digelar pada 5 Mei besok lusa, Jumat, untuk mendukung independensi Mahkamah Agung (MA) dan seluruh jajarannya.

“Termasuk kepada Majelis Hakim dalam kasus penodaan agama,” ungkapnya di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (02/05/2017).

Ustadz yang akrab disapa UBN itu juga menegaskan pihaknya sama sekali tidak ingin melakukan penekanan terhadap Majelis Hakim.

“Kami datang untuk berunjuk rasa, kami ingin menunjukkan bahwa sebetulnya inilah rasa ketidakadilan yang kami rasakan,” lanjutnya.

Baca: GNPF MUI akan Gelar Aksi Simpatik 5 Mei di Jakarta

UBN menegaskan bahwa agenda pada aksi tersebut adalah shalat Jumat di Masjid Istiqlal, lalu akan melakukan aksi jalan kaki (long march) ke MA.

“Setelah itu selesai,” tandasnya.

UBN juga menegaskan bahwa tidak ada keinginan untuk bertindak anarkistis apalagi menggulingkan kekuasaan siapapun.

Nantinya akan ada orasi dan penyampaian pesan ke MA.

Dari aksi itu, diharapkan para penegak hukum memutuskan dengan seadil-adilnya terkait kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tanpa intervensi siapapun.

“Putusan itu murni karena hati nurani Majelis Hakim yang mulia,” harapnya.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Minta Kapolri Setop Mengkreasi Stigma Soal Terorisme

Pemuda Muhammadiyah Minta Kapolri Setop Mengkreasi Stigma Soal Terorisme

Muhammadiyah Setuju Fatwa Haram Pemakaman Mewah

Muhammadiyah Setuju Fatwa Haram Pemakaman Mewah

Pakar Hukum: Vonis Penyerang Novel Belum Cerminkan Keadilan, Sanksinya Relatif Ringan

Pakar Hukum: Vonis Penyerang Novel Belum Cerminkan Keadilan, Sanksinya Relatif Ringan

Wamenag: Jangan Curigai Pesantren Sarang Teroris

Wamenag: Jangan Curigai Pesantren Sarang Teroris

Stigma Pada Rohis Dinilai Makin Menguatkan Aktivis Mengkaji Islam

Stigma Pada Rohis Dinilai Makin Menguatkan Aktivis Mengkaji Islam

Baca Juga

Berita Lainnya